Dari Komik untuk Persebaya

pimen
Firman Pimen (Foto: Rizal Cantona)

Tak bisa dipungkiri, kesan negatif kerap muncul terhadap bonek pendukung Persebaya. Ini dikarenakan setiap kerusuhan yang melibatkan bonek, hampir semua media memberitakan. Stigma negatif ini memunculkan gerakan perlawanan dari bonek. Bukan perlawanan yang negatif tapi masih dalam koridor kreatifitas. Misalnya, perlawanan seorang bonek melalui komik bertema bonek ini.

Dia adalah Firman “Pimen”. Bonek berambut gondrong ini pernah membuat komik bonek saat mengerjakan Tugas Akhir (TA). Komiknya berjudul “Komik Strip Arek-Arek”.

komik4

Saat dijumpai oleh emosijiwaku.com, lelaki yang akrab disapa Pimen ini menyampaikan alasan mengapa dia membuat komik tersebut.

“Saya memilih komik karena saya adalah Bonek dan di akhir masa kuliah, saya ingin memberi hadiah buat Persebaya,” Pimen dengan lugas mengatakan hal itu.

Tak ada kendala berarti saat proses pembuatan komik. Hanya saat proses pengerjaan, laptop sempat mengalami kerusakan. Akan tetapi semangat menyelesaikan komik tidak pernah padam.

komik3

Ketika disinggung tentang inspirasi gambar, Pimen mengatakan inspirasi ide komik dari keseharian teman-teman dan pengalaman ketika mendukung Persebaya.

Ada cerita menarik di balik pembuatan komik bonek ini. Komiknya sempat ditentang dosen pembimbingnya. Dia menduga karena sang dosen berasal dari Malang yang notabene “musuh” bebuyutan bonek. Sang Dosen sempat tidak setuju dengan ide komik bonek. Apalagi, Pimen semasa kuliah tidak pernah melepaskan atribut bonek. Namun, ide komik bonek tetap berlanjut dan akhirnya dia bisa menyelesaikan dengan baik.

Komik bonek miliknya sempat dipamerkan. Stand pameran ramai sekali pemgunjung yang ingin melihat komik-komiknya. Pimen berharap akan semakin banyak kreatifitas bonek di masa mendatang, tak hanya komik namun semua bidang. (rzl)

Facebook Comments
BACA:  Tuhan Tidak Melarang Wanita Jadi Bonek