Kejayaan Persebaya 11 Tahun Silam Tak Pernah Lekang!

bonek-nobar
Ratusan Bonek menyesaki lokasi acara bertajuk Nostalgia Juara 2004: Victory of Persebaya. (Foto: @Sby_Famiglia)

SURABAYA – Raksasa sepak bola Indonesia, Persebaya Surabaya, memang sedang “tidur”. Tapi, itu tidak lantas membuat suporternya lesu darah. Para pendukung loyal mereka, Bonek, justru semakin giat mengingatkan memori bersejarah klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.

Pada Rabu, 23 Desember, Bonek Campus menggelar acara untuk mengenang keberhasilan Persebaya meraih gelar Liga Bank Mandiri 2004 bertajuk Nostalgia Juara 2004: Victory of Persebaya. Acara yang digelar di Mess Karanggayam itu berlangsung semarak. Ratusan Bonek dari berbagai kalangan menyesaki lokasi acara.

Animo yang luar biasa itu terlihat sejak pukul 16.00 WIB. Sejumlah Bonek sudah tiba di lokasi dengan menggunakan atribut kebesaran tim berupa syal, giant flag mini, hingga flare. Padahal, acara masih tiga jam lagi!

Acara dimulai tepat pukul 19.27 WIB dengan dibuka penampilan musik dari MMS 27 yang menghadirkan vokalis Heavy Monster Harmawansyah atau yang akrab disapa Herman. Mereka membawakan dua lagu. Para peserta pun langsung semangat ikut bernyanyi.

Setelah itu, panitia memutar video memorabilia partai puncak Liga Bank Mandiri antara Persebaya versus Persija Jakarta pada 23 Desember 2004. Video berdurasi 25 menit itu menyuguhkan jalannya pertandingan mulai dari gol hingga ekspresi para pemain. Bahkan, video tersebut juga menampilkan arak-arakan piala Liga Bank Mandiri bersama ribuan Bonek.

Reporter EmosiJiwaku sempat merinding ketika pemutaran video tersebut membuat para hadirin menyanyikan chant yang biasa mereka nyanyikan saat di stadion.

Acara tersebut juga menghadirkan beberapa pentolan Bonek seperti Oka Gundul, Pakpo Dadang, dan Capo Ipul. Mereka berbagi kisah mengenai ingatan manis pada 2004 tersebut.

BACA:  Komunitas BARS Total Royal Loyal Dukung Persebaya

Setelah itu, acara berlanjut dengan talk show yang menampilkan mantan pelatih Persebaya Fabio Oliviera dan Presidium Bonek Andie Peci. Mereka mengisahkan tentang permasalahan yang sedang mereka perjuangkan untuk mendapatkan kejelasan dan tanggung jawab terhadap tunggakan gaji manajemen.

bonek-nobar3
Mantan pelatih Persebaya Fabio Oliviera (kiri) dan Presidium Bonek Andie Peci di acara talk show yang membahas permasalahan gaji yang sedang mereka perjuangkan. (Foto: Nindi Widiara)

Bonek Campus mengaku sangat puas dengan acara tersebut. Meski cuaca Surabaya sempat hujan, namun peserta tidak melempem. “Kami ingin mengembalikan ingatan kita terhadap euforia Persebaya dengan gelar juara 11 tahun lalu. Dari sana kita bisa bersama-sama berupaya mengembalikan kejayaan Persebaya,” kata Yudha Lesmana, perwakilan Bonek Campus, kepada Emosi Jiwaku.

Meski acara digelar Bonek Campus, kata Yudha, ide dan bantuan tetap datang dari beberapa kalangan Bonek lainnya. “Kami juga berterima kasih kepada mereka. Acara ini tidak bisa digelar tanpa mereka,” katanya.

Mereka juga berharap kecintaan Bonek pada Persebaya membuat manajemen segera membenahi tanggungan pengurus kepada para pemain. Jika utang klub terhadap pemain dan ofisial lunas, mereka bisa bersiap mengikuti liga terbaru yang rencananya digelar pada Maret mendatang.

bonek-nobar2
Penampilan musik akustik yang dipimpin Oka Gundul di akhir acara. (Foto: Nindi Widiara)

Acara kemudian ditutup oleh penampilan musik akustik dipimpin Oka Gundul. Dia mengajak semua hadirin bernyanyi bersama. Suasana pun semakin pecah. Air mata pun tumpah. Mengiringi harapan agar Persebaya kembali bermain dan bangkit menjadi salah satu raksasa sepak bola Indonesia yang disegani. Kami akan selalu mendampingimu untuk menjadi yang utama dan juara di Indonesia! (nin)