Sudah Saatnya Persebaya Punya Museum Sendiri

Foto: blog.airasia.com

Sesungguhnya manusia tidak sama sekali bersalah, karena ia tidak memulai sejarah. Tapi juga tidak sama sekali tanpa salah, karena ia meneruskan sejarah
Albert Camus

Persebaya, ya, Persebaya. Begitu jawaban hampir semua orang ketika diajukan sebuah pertanyaan “apa nama klub sepakbola di Surabaya?”. Ya, jawaban itu tidaklah salah dengan reputasi dan prestasi secara nasional. Bajul Ijo telah mengoleksi 5 kali gelar juara di era Perserikatan dan 2 kali juara di era Liga Indonesia.

Sebuah sejarah yang cukup panjang untuk menceritakan dan melukiskan betapa besar nama Persebaya. Suka duka tawa tangis bahagia dan sedih merupakan sebuah rangkaian yang dialami para pahlawan bola dengan segala pengorbanan mereka.

Sayangnya, mencari data catatan, buku, biografi atau apapun mengenai Persebaya dan para pahlawannya sangat sulit dilakukan. Bukan karena sudah jarang, tapi sepengetahuan saya tidak ada yang menulis atau mengumpulkan bukti sejarah secara kolektif.

Sampai saat ini saya masih belum bisa memahami atau mengerti kenapa banyak penulis handal belum membuat sebuah biografi atau menulis tentang sejarah panjang Persebaya ini secara khusus. Semoga dalam waktu yang tidak lama akan muncul penulis atau buku tentang pemain legenda dan Persebaya itu sendiri.

Sebuah Grup Pemerhati Sejarah Persebaya telah ada di Facebook dan sudah memiliki ribuan anggota. Ini bisa menjadi modal awal untuk mulai mengumpulkan data apapun dari berbagai sudut. Begitu juga beberapa rekan bonek yang sudah mulai mengumpulkan kliping dan data. Ada juga tulisan-tulisan dari Bajulijo.net yang bisa memperkaya literasi tentang Persebaya.

Sebagai sebuah klub besar kita wajib dan harus selalu mengenal dan menghargai sejarah, baik itu pemain, peristiwa, benda atau apapun yang berkaitan dengan sejarah itu sendiri. Untuk itu saya memimpikan sebuah tempat di mana tempat tersebut sebagai suatu ajang berkumpul buat para pecinta dan pemerhati sejarah Persebaya dan juga sebagai tempat penyimpanan barang memorabilia apapun yang berkaitan dengan klub ini.

BACA:  Bonek Bersihkan Makam WR Soepratman

Tujuan dari tempat yang lebih terkenal dengan sebutan museum adalah sebagai sarana belajar menghormati dan memberi tempat terhormat bagi para pahlawan dan legenda Persebaya. Dan juga sebagai ajang belajar untuk generasi yang akan datang.

Tempat tersebut nanti akan menyimpan beberapa barang. Misalnya, bekas jersey pemain, sepatu, sertifikat, medali, potongan tiket, dan apapun yang bisa dikategorikan sebagai penanda sejarah klub besar bernama Persebaya.

Saya mengharapkan semua pihak bisa berpartisipasi dan gotong royong untuk menyumbang saran untuk mewujudkan ini. Sebab, ini akan menjadi suatu pekerjaan besar untuk generasi yang akan datang.

Persebaya sebagai bagian dari aset Kota Surabaya bisa bekerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk mewujudkannya. Salah satunya dengan menggandeng musem kota yang ada di bekas gedung Siola. Terutama dalam hal pengetahuan manajemen operasional pengelolaan museum. Jika nanti akan benar-benar akan berdiri, setidaknya ada bekal pengetahuan dan tata cara kerja sebagai pengelola benda-benda bersejarah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here