BREAKING NEWS: RUPS PT PI, 70 Persen Saham Dikuasai Klub Internal

Emosijiwaku.com – Setelah gencarnya desakan berbagai pihak termasuk Bonek, hari ini (26/3) PT Persebaya Indonesia (PT PI) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Demikian diungkapkan Kardi Suwito, pemilik PS Pelabuhan yang juga perwakilan klub internal yang ikut hadir dalam RUPS, via akun facebook miliknya.

Dalam rapat tersebut, Saleh Ismail Mukadar menyerahkan sebagian sahamnya kepada Koperasi Surya Abadi (KSA) yang mewadahi klub-klub internal Persebaya. Saham 50 persen yang dikuasainya mengecil menjadi 15 persen.

“Alhamdulillah, bara api yang saya pegang dengan cinta dan tanggung jawab, hari ini bisa saya lepas melalui RUPS,” tulisan Saleh dalam akun facebook miliknya.

Bara api yang dimaksud pria asal Maluku ini adalah saham mayoritas yang dikuasainya sejak 2009. Dia juga menyatakan tidak lagi menjabat sebagai pengurus dan komisaris PT Persebaya Indonesia.

Cholid Goromah selaku Direktur Utama PT PI juga merelakan sahamnya dikecilkan menjadi 15 persen dan menyerahkan sisa sahamnya kepada KSA. Cholid sebelumnya memiliki 30 persen saham. Dengan demikian KSA menguasai saham mayoritas PT PI sebesar 70 persen.

Ram Surahman, pengurus PT PI membenarkan adanya RUPS ini.

“Hari ini ada dua agenda penting Persebaya. RUPS PT PI dan ketemu Danrem Kol. Deni Herman di Surabaya,” tulis Ram dalam akun twitter pribadinya.


Berikut adalah keputusan-keputusan dalam RUPS PT PI:
1. Pelepasan saham Cholid Goromah dari 30 persen menjadi 15 persen.
2. Pelepasan saham Saleh Ismail Mukadar dari 50 persen menjadi 15 persen.
3. Perubahan saham Koperasi Surya Abadi dari 20 persen menjadi 70 persen.
4. Ketua Koperasi Surya Abadi dipegang Champ Pengkey
5. Dirut PT PI dipegang Cholid Goromah dan Komisaris dijabat Amang Mulia.


RUPS kali ini seakan menjawab tuntutan semua pihak termasuk Bonek untuk dilakukannya perubahan di tubuh manajemen PT PI.

BACA:  Persebaya Rebut Piala Kapolres Banyuwangi

“Semoga perubahan ini menjadikan Persebaya lebih baik dan kondusif,” kata Kardi Suwito. (iwe)

Facebook Comments