Rapat Akbar AB1927: Menpora Bersedia Bantu Selesaikan Masalah Persebaya

Suasana rapat akbar AB1927 di Taman Apsari, Kamis, 28 April 2016.

EJ – Kamis, 28 April kemarin, telah berlangung rapat akbar Arek Bonek 1927 (AB1927) di Taman Apsari. Rapat yang dimulai tepat pukul 19.27 WIB dibuka Joner, salah satu Bonek.

“Salam satu nyali!” teriak Joner membuka acara yang kemudian disambut semua Bonek dengan teriakan: Wani!

Dia langsung mengumumkan penggalangan dana untuk Cak Anam, Bonek Blitar yang meninggal setelah menghadiri acara ultah Bonek Bali. Bonek kemudian berbondong-bondong mengumpulkan uang di kardus yang diedarkan panitia.

Uang sumbangan dai Bonek yang terkumpul di rapat akbar AB1927.
Uang sumbangan dari Bonek yang terkumpul di rapat akbar AB1927.

Rapat yang dihadiri ratusan Bonek ini diformat secara informal. Rapat lebih mirip dialog antar Bonek. Andie Peci, salah satu Bonek yang hadir, menyampaikan kabar yang didapatnya saat berada di Jakarta.

“Menpora bersedia membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di tubuh Persebaya,” ujar Andie Peci.

Andie Peci menambahkan jika Menpora berharap manajemen PT Persebaya Indonesia (PT PI) agar terbuka terhadap investor bukan hanya sebagai pengelola.

Rapat kemudian diisi dengan orasi dan tanya jawab. Lilik, salah satu Bonek yang berorasi menekankan pentingnya Bonek mempunyai prinsip kabeh dulur, semua bersaudara.

Kabeh Bonek iku dulur. Walau banyak beda pendapat, hendaknya Bonek tetap menjaga persaudaraan,” teriak Lilik menggunakan mikrophon.

Selanjutnya, beberapa Bonek menyampaikan segala uneg-uneg dan pendapatnya. Semua disampaikan dengan santai dan cair. Dalam rapat, semua saling memahami jika permasalahan Persebaya ada di tubuh manajemen bukan pada Boneknya.

Sayangnya, rapat akbar tidak dimanfaatkan anggota tim kecil Persebaya untuk menyampaikan informasi atau program yang tengah disusun. (bim)

BACA:  Komunitas Bonek Gresik, Hapus Stigma Bonek Tukang Rusuh