Dulu Disegani Sebagai Pendiri, Kini Dibenci Federasi

PSV
Hartono (kiri) dalam laga persahabatan melawan PSV Eindhoven Belanda di Gelora 10 Nopember, Surabaya, 6 Januari 1996. Dalam laga ini Persebaya kalah 2-6 (1-4). Dua gol Persebaya dicetak oleh Dodik Suprayogi (4'), dan Ajid (63'). Sedangkan enam gol PSV dicetak oleh Wim Jonk (3', 18') Luc Nilis 22' pen) Boudewijn Zenden (44',80'), dan R.Eykelkamp (54'). Even ini tadinya untuk Mitra Surabaya, namun entah mengapa beralih ke Persebaya. Karena itu setelah pertandingan pihak philips dan PSV mengadakan pertemuan khusus dengan Mitra Surabaya yang saat itu dimanajeri Agil H Ali.

Halo kebanggaanku
Engkau yang dulu dibangga-banggakan
Engkau yang dulu disegani berbagai tim Eropa yang pernah melawanmu
Bahkan, engkaulah salah satu pendiri federasi sepak bola di tanah air yang saat ini ironisnya membuangmu

Engkau saksi sejarah yang seharusnya dihargai oleh mereka-mereka yang membuangmu
Engkaulah yang seharusnya mereka perjuangkan sebab engkaulah penghasil pemain berbakat sejak era Perserikatan sampai detik ini lewat tim internal

Wahai Persebayaku
Bangkitlah agar kelak anakku bisa melihat aksimu di lapangan
Berjuanglah Persebayaku
Kami haus gol kamu

*) Agung Suciono (agungg*******@gmail.com)

BACA:  Persebaya, Antara Perjuangan dan Kebersamaan