Saleh: Sejak Awal Saya Dukung Gruduk Jakarta

sim
Saleh Ismail Mukadar

EJ – Salah satu pemilik saham PT Persebaya Indonesia (PI), Saleh Ismail Mukadar (SIM), memberi komentarnya tentang aksi Gruduk Jakarta yang digagas Bonek hingga rencana Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, yang akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai badan pengelola Persebaya. Semua terangkum dalam sebuah wawancara dengan kru EJ, Jumat, 5 Agustus 2016.

EJ: Bagaimana pendapat anda tentang aksi Gruduk Jakarta yang dilakukan Bonek?

SIM: Saya memberikan support kepada Bonek untuk Gruduk Jakarta sejak awal. Saya juga berkomunikasi dengan beberapa anak BJ untuk memberi nasehat. Saya tahu bahwa Manajemen PT PI telah mendapatkan lampu hijau dari La Nyalla Mataliti (Ketua Umum PSSI sebelum KLB, red) setelah mereka datang ke Gedung Bundar. Tapi itu saja tidak cukup. Tanpa tekanan Bonek dan Pemerintah, semua yang diperjuangkan akan sulit tercapai.

Apakah anda mengakui bahwa pengakuan PSSI kepada Persebaya juga merupakan kontribusi aksi Bonek itu?

Yang harus kita hindari adalah menepuk dada bahwa seolah hanya Bonek, atau Manajemen yang berjasa. Semua harus saling mendukung demi bangkitnya Persebaya

Whisnu berwacana ingin membuat BUMD untuk menangani Persebaya. Bagaimana tanggapan anda?

Saya kira bagus. Hanya saja proposal mereka ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus cukup meyakinkan bahwa mengurus Persebaya adalah usaha yang menguntungkan dengan begitu banyak potensi yang dimiliki Persebaya.

Kepedulian Pemkot tidak harus dalam bentuk seperti itu tapi juga bisa dilakukan dalam upaya mengonsolidasi potensi seperti yang dilakukan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Walikota Bandung untuk menolong Persib.

Atau bisa juga berupa himbauan kepada sponsor untuk bisa ikut mensponsori pertandingan-pertandingan Persebaya.

BACA:  Ultras Gresik Rindu Satu Stadion Dengan Bonek

Pemkot bisa membiayai Kompetisi Internal Persebaya. Karena kompetisi itu merupakan salah satu potensi besar Persebaya yang bisa didanai pemkot yang selama lima tahun terakhir diabaikan.

Apakah Pemkot atau Whisnu memanfaatkan momentum Persebaya yang akan kembali diakui PSSI karena tidak dari kemarin-kemarin rencana seperti itu diomongkan?

Kita harus punya prasangka baik terhadap siapa pun yang ingin membantu persebaya. Secara politik saya berseberangan dengan Whisnu. Namun itu akansaya abaikan bila dia memiliki niat yang baik untuk Persebaya

Peluang Persebaya kembali berkompetisi di liga resmi?

Jika Gede Widiade dan LNM masih belum baikan, Insya Allah peluang Persebaya besar. (boms)