Sinergi Klub Internal, Investor, dan Bonek

Foto: synergyinmedia.com

Di saat Persebaya memulai awal kebangkitan, yang harus dilakukan saat ini adalah memperkuat sisi manajerial untuk pembinaan usia muda. Andaikan saya berada di manajemen PT Persebaya Indonesia (PI), saya akan mengalihkan 30 persen saham ke pihak lain. Misalnya 25 persen ke pihak investor, dan 5 persen ke suporter Persebaya (Bonek), sehingga komposisi saham nantinya adalah:

  1. Koperasi Surya Abadi (KSA) 70 persen saham.
  2. Investor 25 persen,
  3. Suporter Persebaya (Bonek) 5 persen.

Pihak KSA

Sebagai pemegang mayoritas saham, KSA bertindak sebagai pengendali atas nama merek Persebaya secara keseluruhan khususnya untuk pembinaan usia muda (usia ≥ 20 th). 

Pihak Investor

Bertindak sebagai pengendali Persebaya dalam mengikuti kompetisi resmi PSSI baik senior maupun U21. 

Pihak Suporter (Bonek)

Diharuskan mendirikan sebuah Badan Hukum dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) yang bergerak di bidang jasa Event Organizer (EO) khususnya di bidang pertunjukan, sehingga nantinya bila Persebaya bertanding sebagi tuan rumah bisa diurus sama Arek Bonek sebagai EO (lumayan buat pemasukan suporter).

Khusus bagi Pihak Investor harus bersedia untuk memajukan persebaya, dalam hal sebagai berikut:

  1. Pihak Investor harus memberikan modal dana setiap tahunnya kepada KSA (20 klub internal) untuk menggelar kompetisi berjenjang usia muda (usia ≥ 20 th).
  2. Paling lambat 3 tahun, pihak investor diharuskan membangun mess pemain persebaya beserta tempat latihan yang lebih modern. Untuk Mes Eri Irianto (Karanggayam) nantinya bisa digunakan untuk mes pemain Persebaya U21.
  3. Dalam jangka waktu 5 tahun, pihak investor harus membangun   sekolah pendidikan sepakbola seperti Ragunan atau misal pendidikan sepakbola milik Aji Santoso (ASIFA).
BACA:  Perbaiki Hubungan Suporter-Manajemen, Belajar Profesional ke Liga Thailand

Apabila semua kesepakatan tersebut sudah terlaksana, maka untuk 5 tahun kedepan, PT PI dapat membukan cabang di daerah-daerah untuk mencari bibit-bibit pesepakbola muda yang dapat dibina melalui sekolah pendidikan sepak bola Persebaya.

Dengan adanya pembinaan usia muda yang berjenjang, diharapkan lahir Andik Vermansyah-Andik Vermansyah baru yang dapat meningkatkan prestasi maupun pendapatan klub. Lebih baik mundur 5 langkah untuk maju 10 langkah. Lebih baik 5 tahun nir gelar tapi setelahnya kita (Persebaya) bisa terbang tinggi menaklukkan sepak bola Indonesia dan Asia dengan pemain-pemain muda yang berbakat melalui satu kesatuan sinergi KSA (20 Klub Internal), Investor, dan Suporter (Bonek).

*) Agustinus Herry (ahe*****@gmail.com)