Mengingat Kembali Aksi-Aksi Bonek Membela Persebaya

1150
Foto: tribunnews.com

EJ – Hari ini, Kamis, 10 November 2016, jika PSSI tidak ingkar janji, Persebaya akan kembali diakui sebagai bagian dari keluarga besar sepak bola Indonesia. Setelah sekian tahun “dipaksa” menepi, rencananya Persebaya akan diperbolehkan berlaga di kompetisi resmi pada Kongres PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Bonek sebagai pendukung setia akan terus mengawal Persebaya. Loyalitas mereka terhadap Persebaya tak perlu diragukan lagi. Saat klub kebanggaan mereka dizolimi PSSI, mereka terus melakukan aksi-aksi membela Persebaya. Aksi tak hanya dilakukan di Surabaya sebagai basis Bonek tapi juga ke Jakarta. Tepat di hari Pahlawan, mereka menggelar aksi di ibukota bertajuk Gruduk Jakarta Jilid II. Berikut ini adalah aksi-aksi Bonek membela Persebaya sejak 2014:

Minggu, 26 Januari 2014
Bonek menuntut PSSI mengakui Persebaya saat Kongres di Hotel Shangrilla, Surabaya

Sabtu, 18 April 2015
Bonek menolak penyelenggaraan Kongres PSSI di JW Marriot, Surabaya

Selasa, 18 Agustus 2015
Ratusan Bonek melakukan aksi damai di depan kantor Kemenpora, Jakarta. Mereka meminta klub yang mengatasnamakan Persebaya, tak diikutkan dalam Piala Presiden.

Jumat-Minggu, 28-30 Agustus 2015
Bonek menduduki kantor anak grup Mahaka di Surabaya. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap adanya klub yang menggunakan nama Persebaya di Piala Presiden.

Jumat, 18 Desember 2015
Bonek mendatangi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Surabaya. Mereka melaporkan Direktur PT Persebaya Indonesia Cholid Ghoromah yang tidak membayar gaji pemain sebesar Rp 6,5 miliar.

bonek
Bonek bertret-tret menuju kantor TV One biro Surabaya mendesak TV One meminta maaf. (Foto: Emosijiwaku.com)

Senin, 22 Februari 2016
Bonek berangkat menuju kantor yang beralamat di kawasan Jl. Jemursari Regency. Bonek memprotes tayangan Telusur yang dianggap merugikan citra Bonek.

BACA:  Bonek Masih Bertahan di Stasiun Pasar Senen, 300-an Bonek Estafetan Menyusul

Rabu, 1 Juni 2016
Bonek menuntut agar hakim PN Arjuno, Surabaya yang menyidangkan kasus gugatan nama dan logo Persebaya tidak mudah diintervensi pihak luar.

Minggu, 26 Juni 2016
Bonek mengadakan aksi pengumpulan 1.927 bunga dan tanaman untuk Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharani.

Kamis, 30 Juni 2016
Bonek mengawal sidang gugatan HAKI Persebaya menuntut majelis hakim menolak gugatan PT Mitra Muda Inti Berlian (PT MMIB) pada sidang pembacaan putusan di PN Arjuno.

Bonek membentangkan syal berlatarbelakang aparat yang mencegah Bonek keluar Stadion Tugu. (Foto: SIVB Cloth)
Bonek membentangkan syal berlatarbelakang aparat yang mencegah Bonek keluar Stadion Tugu. (Foto: SIVB Cloth)

Selasa-Rabu, 2-3 Agustus 2016
Bonek melakukan aksi Gruduk Jakarta menuntut PSSI mengembalikan hak-hak Persebaya pada Kongres Luar Biasa.

Minggu, 14 Agustus 2016
Bonek meminta dua pemegang saham PT Persebaya Indonesia (PI), Cholid Goromah dan Saleh Ismail Mukadar untuk segera menyerahkan saham kepada klub internal.

Ratusan Bonek berkumpul di Taman Apsari sebelum bergerak menuju kantor Asprov PSSI Jatim.
Ratusan Bonek berkumpul di Taman Apsari sebelum bergerak menuju kantor Asprov PSSI Jatim.

Senin, 1 November 2016
Bonek berbondong-bondong menuju kantor Asprov PSSI Jatim untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka menuntut PSSI menjadikan Persebaya sebagai voter pada kongres 10 November.

Rabu-Kamis, 9-10 November 2016
Bonek melakukan aksi Gruduk Jakarta Jilid II menuntut PSSI mengembalikan hak-hak Persebaya pada Kongres Pemilihan. (iwe)