Bonek Datangi Kantor Satpol PP Protes Pencopotan Spanduk Bela Persebaya

Pertemuan antara Bonek dan Satpol PP membahas spanduk.

EJ – Banyaknya spanduk bela Persebaya yang dicopot Satpol PP membuat Bonek melancarkan protes. Ratusan Bonek mendatangi kantor Satpol PP di Jalan Jaksa Agung Suprapto untuk menanyakan alasan pencopotan.

Jubir AB1927, Andie Peci, bersama perwakilan Bonek diterima Kepala Satpol PP Irvan Widyanto, Senin (21/11). Mereka membahas pencopotan tersebut.

“Kami memohon agar pemkot memahami aspirasi para bonek. Kedatangan kami ini untuk mengomunikasikan agar tak ada konflik satpol PP dengan bonek,” ujar Andi Peci seperti dikutip dari Detik.com.

Peci meminta Satpol PP untuk membiarkan spanduk yang mayoritas berisi kecaman buat PSSI itu agar tetap terpasang hingga 8 Januari 2017 atau saat kongres tahunan PSSI digelar.

Seperti diketahui spanduk-spanduk yang dipasang di kampung-kampung dan di titik-titik jalan protokol adalah bentuk aksi spontan Bonek untuk memprotes PSSI yang tidak mengakui Persebaya.

Di sisi lain, Irvan menyatakan bahwa penertiban spanduk Bonek merupakan tugas dan fungsi satpol PP.

“Kami berusaha memelihara dan menjaga kebersihan kota. Kami juga paham dan menyadari spirit dan perjuangan bonek,” ucap Irvan. Ia berjanji akan mengembalikan spanduk Bonek yang disita.

Dalam pertemuan itu, Satpol PP memberikan solusi untuk menyediakan 24 titik atau spot yang bisa dimanfaatkan Bonek untuk memasang spanduk yang berisi kecaman buat PSSI. Syaratnya desain spanduk harus bagus dan rapi agar sedap dipandang masyarakat. (iwe)

BACA:  Bukan Persebaya 1927, Tapi Persebaya Surabaya