Perayaan HUT Pertama Bonek Berau Berlangsung Meriah

Anggota Bonek Berau dan perwakilan komunitas lain berpose pada HUT BBB.

EJ – Bonek tidak hanya ada di Surabaya dan sekitarnya. Namun sudah melanglang buana hingga luar pulau. Salah satu komunitas Bonek yang ada di luar Jawa adalah Bonek Borneo Berau (BBB). Komunitas ini berbasis di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

BBB merayakan ulang tahun pertamanya, Minggu, 27 November 2016. Selain merayakan ulang tahun, mereka juga memperingati Hari Pahlawan. Acara diisi dengan syukuran dan doa bersama. Perayaan HUT berlangsung meriah dengan kehadiran perwakilan Bonek Samarinda, Bonek Bulungan, dan Viking Berau.

Ketua BBB, Ambar Setyoko mengatakan, kehadiran komunitas ini merupakan wadah pemersatu pecinta Persebaya yang ada di Berau.

“Hari ini kami memperingati ulang tahun Bonek yang pertama kali. Harusnya 10 November lalu acaranya, tetapi karena anggota sibuk kerja, baru hari ini (kemarin, red) bisa buat acara,” ujar Ambar seperti dikutip dari Berau Post.

Suasana perayaan HUT BBB.
Suasana perayaan HUT BBB.

Sebagian besar anggota BBB adalah perantauan asal Jawa Timur yang bekerja di Berau. Di awal berdirinya, BBB memiliki anggota sekitar 23 orang. “Saat ini, anggota BBB tersisa sekitar 10 orang, karena teman-teman Bonek banyak yang perantauan dan kerjanya sistem kontrak. Jadi ketika habis masa kerjanya, banyak yang kembali ke daerah asal,” ujar Cak Lupus, panggilan akrab Ambar.

Terkait Kongres PSSI beberapa waktu lalu, Lupus mengaku kecewa karena Persebaya tidak dibahas dalam kongres dan batal disahkan. Menurutnya, itu menjadi pukulan pahit semua kalangan Bonek.

“Kami sangat kecewa dengan hasil kongres, Bonek cuma ingin PSSI mengembalikan tim kami yang sah dan masih diakui FIFA. Kami berharap sanksi terhadap Persebaya cepat dicabut PSSI, juga tim lainnya. Supaya tidak ada lagi carut-marut pesepakbolaan di Indonesia. Meski begitu, kami tidak akan berkecil hati dan akan terus mengawal kebangkitan Persebaya. Walaupun kami di ujung Kaltim semangat kami tidak akan pernah pudar untuk mengawal kebangkitan Persebaya,” pungkasnya. (iwe)

BACA:  Empat Kritikan untuk Manajemen dan Tim Kecil Yang Tak Becus Bekerja