Telah Mengimpikan Persebaya Kembali saat sebelum Jadi Ketum PSSI

Angin segar kembali dihembuskan oleh ketua umum PSSI yang baru terpilih, Edy Rahmayadi pada klub kebanggaan Surabaya, Persebaya Surabaya. Sebagai bagian dari usahanya untuk memulihkan status klub Persebaya, Edy merencanakan akan berkunjung ke Surabaya untuk memperoleh informasi lebih mendetail secara menyeluruh.

Pria yang menjabat Pangkostrad tersebut akan tiba dengan tim yang dibentuk secara khusus untuk menangani permasalahan tim yang mempunyai julukan Green Force itu. M88. ’’Kalau telah saya tandatangan, sesudah itu permasalahan Persebaya Surabaya,’’ katanya.

Telah 3 tahun ini Persebaya Surabaya secara berturut-turut dicekal dari kompetisi domestik resmi. Walau sebenarnya, nama Persebaya Surabaya masihlah terdaftar di PSSI dan FIFA selaku badan tertinggi persepak bolaan dunia. Pada kongres PSSI 10 November silam, masihlah terdapat nama tim kebanggaan arek-arek Suroboyo tersebut . Tetapi, hak suaranya dengan cara kontroversi justru diberikan pada pihak lain.

Satu hari sebelumnya, Edy pun telah menjanjikan permasalahan Persebaya ini selesai di kongres tahunan PSSI yang dilaksanakan pada awal bulan Januari 2017. ’’Karena, Persebaya merupakan satu diantara klub sepak bola legendaris tanah air. Saya bakal jadi orang terdepan yang tampil pertama buat mengembalikan eksistensi tim ini, ’’ ungkap dirinya.

Karena amat besar keinginannya untuk mengembalikan Persebaya agar dapat bermain lagi, Edy bahkan juga telah menyatakan siap untuk membiayai Green Force apabila tak ada investor yang mau jadi sponsor mereka.

’’Kalau dapat (saham), saya akan beli itu seandainya Persebaya dapat secepatnya kembali tampil. Yang diimpikan saya yaitu supaya Persebaya secepatnya kembali lagi, ini sudah ada di dalam benak saya jauh saat sebelum jadi ketua PSSI, ’’ katanya.

Tidak hanya dikarenakan nama besarnya yang telah sejak dulu ada, hasrat Edy mengembalikan Persebaya juga tak terlepas dari peran besarnya pada dunia persepak bolaan Indonesia. Tidak hanya Persebaya Surabaya, Edy juga turut memberi perhatian besarnya pada beberapa klub-klub besar nasional, seperti PSM Makassar, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Persib Bandung. Bagi dirinya, 5 tim itu merupakan saka guru sepak bola nasional.

’’Terbukti, kala 5 tim ini tengah bermain dengan bagus-bagusnya, tim nasional kita bagus juga. Demikian halnya sebaliknya, ’’ tuturnya menambahkan.

Nantinya di Surabaya pengkostrad dengan 3 bintang yang berada di pundaknya tersebut akan berdiskusi dengan seluruh pemangku kepentingan tim di Persebaya. Di sisi lainnya, melalui kesiapan PSSI dengan membuka tangan pada klub berjuluk Green Force tersebut, ia mengharapkan para supporter Persebaya atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bonek tak akan turun ke jalan lagi menyampaikan demonstrasi.

’’Demonstrasi itu bisa ada dikarenakan ruang aspirasi mereka yang dibungkam oleh pengurus PSSI. Kini saya telah membuka ruang aspirasi tersebut, ’’ tutup dirinya. (M88)