Datang ke Surabaya, Edy Rahmayadi Janji Hidupkan Persebaya

125
Edy Rahmayadi berfoto bersama Dirut Jawa Pos Azrul Ananda dan perwakilan Bonek Andie Peci.

EJ – Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, akhirnya memenuhi janjinya untuk datang ke Surabaya, Rabu (28/12). Kedatangannya didampingi Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono dan Iwan Budianto. Sekjen PSSI Ade Wellington juga nampak hadir.

Mereka mendatangi Gedung Graha Pena lantai 5 yang merupakan kantor Jawa Pos. Di sana, mereka ditunggu para stakeholder Persebaya yakni dari manajemen PT PI, Cholid Goromah (Dirut), Choesnoel Farid (Manajer) dan perwakilan Bonek. Pertemuan yang juga dihadiri Dirut Jawa Pos Group, Azrul Ananda itu membicarakan permasalahan Persebaya.

Dalam pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB itu, Edy memaparkan visi misinya sebagai Ketum PSSI. Edy ingin menyatukan segala potensi yang ada di tanah air untuk kejayaan sepak bola. Karena itu ia berharap agar semua percaya pada PSSI.

“Percayalah kepada PSSI. Saya yang menakhodai. Tak mungkin saya menabrakkan kapal PSSI ke karang,” ujarnya.

Mengenai Persebaya, Edy menyatakan keinginannya untuk menghidupkan kembali salah satu klub pendiri PSSI ini. “Tak usah anda minta, saya yang hidupkan. Jauh sebelum saya jadi Ketua PSSI, saya ingin lima klub legenda ini hidup lagi,” ungkapnya.

Edy juga menegaskan kepastian Persebaya berlaga di kompetisi resmi tahun depan. Meski begitu, ia menyatakan bahwa posisi Persebaya bukan di ISL. “Yang jelas, Persebaya tidak akan main di ISL. Karena ISL sudah terisi 18 klub,” terang Edy.

Edy mengungkapkan rencana melakukan rapat sebelum kongres membahas Persebaya.

“6 Januari nanti kita akan lakukan rapat membahas masalah Persebaya. 8 Januari akan saya umumkan di kongres. Percayakan ke saya,” jamin Edy. “Saya mau lima klub legendaris hidup dan tumbuh. PSM, Persebaya, Persija, Persib, dan PSMS,” tambah jenderal bintang tiga.

BACA:  Kamis Pagi, Manajemen Persebaya Laporkan Gede ke Polisi

Kepada Jawa Pos, Edy berpesan agar menghidupkan kembali Persebaya sebagai gudang pemain nasional. Untuk Bonek, Edy kembali berpesan agar tidak lagi turun ke jalan dan mempercayainya akan mengembalikan Persebaya menjadi bagian sepakbola nasional. (bim)