Bonek-Bobotoh Jadi Satu Sambut Persebaya

EJ – Sesaat setelah kabar Persebaya disahkan PSSI sebagai peserta Divisi Utama, histeria Bonek yang ada di GOR Pajajaran membuncah. Tangis haru dan ekspresi kegembiraan terpancar dari wajah-wajah Bonek yang rela jauh-jauh datang dari luar Bandung. Di antara mereka, ada yang saling berpelukan. Ada juga yang sujud syukur.

Halaman GOR Pajajaran siang itu seperti tak bisa menampung banyaknya massa. Tak hanya Bonek yang saat itu merayakan kegembiraan. Bobotoh pun ikut larut dalam suka cita. Jalanan depan GOR penuh dengan ribuan Bonek dan bobotoh. Jalan Pajajaran hanya dibuka satu jalur. Sisanya digunakan Bonek. Jembatan penyeberangan di depan gedung juga penuh terisi. Banyak wartawan mengabadikan momen tersebut.


Bonek pantas bergembira. Setelah 6 tahun berjuang agar Persebaya eksis, hari ini, Minggu (8/1), Persebaya kembali ke rumah besar sepak bola tanah air. Ya, 107 voter PSSI setuju Persebaya diakui kembali. Kongres juga menetapkan Persebaya menjadi peserta Divisi Utama mulai tahun 2017.

Spanduk terima kasih untuk Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi dibentangkan Bonek. Sejak terpilih menjadi orang nomor satu PSSI, Edy memang menjanjikan Persebaya kembali berlaga. Dan janji itu ia buktikan. 

Bandung sekali lagi menjadi kota spesial bagi Bonek. Dengan semangat persahabatan bobotoh, Bonek menyambut Persebaya dengan hati gembira. Euforia itu akan terus ada sepanjang Persebaya ada. (iwe)

Foto 1: Bonek menangis dan berpelukan saat mendengar Persebaya diakui PSSI. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

Foto 2: Jalan Pajajaran terbelah dan disisakan satu jalur. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

BACA:  Sampurasun Bandung, 250 Bonek Berangkat via Kereta