Bonek Butuh Figur Panutan Seperti AB1927

139

Vakumnya Arek Bonek (AB) 1927 sudah mulai terasa dampaknya. Rapat pemegang saham untuk mem-fix-kan peralihan saham dari Koperasi Surya Abadi Persebaya kepada calon investor Persebaya (Jawa Pos) belum juga terealisasi. Lambatnya peralihan ini, berdampak pada beberapa hal yang menurut saya sangat mendesak, antara lain belum adanya pelatih Kepala dan materi pemain.

Padahal seperti kita ketahui bersama, Persebaya sudah ditunggu sejumlah agenda, mulai pertandingan uji coba, turnamen dan agenda besarnya yakni Liga 2 yang rencananya akan bergulir Maret mendatang. Manajemen seakan sudah lebih rileks dan nyantai dari sebelum karena tidak ada lagi yang nge-push untuk kerja, kerja, kerja.

Lepas hal di atas adalah Bonek. Bonek masih butuh figur untuk diturut atau panutan. Nek Suroboyo’ane, gawe tuwek-tuwek’an. Bukan mengecilkan siapapun, tapi dari yang saya lihat Bonek masih butuh figur-figur untuk dipanut. Figur-figur yang direken omongane ambek arek-arek Bonek seperti Cak Andi Peci, Cak Joner, Pakpo Dadang, dll.

Terbukti Aksi Gruduk Jakarta 1 dan 2, Parade Bonek, Gruduk Bandung dan masih banyak aksi lainnya sukses digalang AB1927. Kembali ke masing-masing kelompok suporter tidak salah, tapi sekali lagi menurut saya alangkah baiknya bila AB1927 tetap eksis. Mengingat Bonek telah “vakum” agak lama di per-suporter-an Indonesia. Adanya AB1927 bisa mengoordinasi ribuan suporter (Bonek), serta mengedukasi sehingga semangat dan uforia Bonek dalam aksi-aksi untuk Persebaya tidak sampai berlebihan.

Semoga semuanya lebih baik bagi Persebaya dan Bonek ke depannya. Salam Satu Nyali. Wani!

*) Fred Fu Hetharia