Gerak Lambat Persebaya Songsong Kompetisi

Kesibukan semua klub, baik itu peserta Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3 saat ini semakin meningkat. Training camp di beberapa daerah, seleksi pemain, bursa transfer pemain semakin menarik. Banyak klub yang sudah mempunyai pemain maupun pelatih resmi. Persiapan mereka menghadapi kompetisi akhir Maret dan awal April semain matang.

Jika di beberapa klub sudah sangat mantap secara persiapan, beda halnya dengan Persebaya Surabaya. Klub yang baru saja dipulihkan statusnya oleh federasi 8 Januari lalu masih belum terlihat pergerakan masif. Memang ada seleksi pemain dari klub internal dan beberapa pemain senior yang dulu sempat bergabung di Persebaya. Tetapi ini sebatas seleksi yang saat ini menginjak tahap kedua.

Faktor status pengelolaan dan pengalihan saham yang konon mau diambil alih oleh Jawa Pos ini menyebabkan semua persiapan khususnya tim Persebaya agak lambat. Kurang cepatnya pihak manajemen internal khususnya Koperasi Surya Abadi Persebaya menjadi penyebabnya. Jika jauh sebelum kongres federasi semua hal legal sudah diselesaikan secara utuh dan benar sudah semestinya proses lanjutan akan lebih cepat.

Proses take over sebuah perusahaan memang membutuhkan semua aspek legal yang harus benar-benar clear dan clean. Satu per satu pasal harus jelas bagi kedua belah pihak. Diperlukan dokumen yang sangat lengkap agar tidak terjadi kasus hukum di kemudian hari.

Bonek juga sudah tidak sabar menanti launching tim dan mengetahui susunan manajemen baru yang akan menahkodai Persebaya Surabaya di masa depan. Persebaya adalah sebuah klub yang sekarang dinantikan semua pecinta sepakbola nasional.

Era baru Persebaya Surabaya sebentar lagi akan hadir. Segala bentuk perubahan wajah dan aturan pastinya akan juga hadir. Pro dan kontra akan selalu ada. Hal baru pada bidang apapun selalu begitu. Sambil menantikan peluncuran skuad Persebaya 2017, mari kita tebak siapa head coach tim ini nanti.

Selamat Datang (kembali) Persebaya Surabaya!

Salam Redaksi