Resmi, Jawa Pos Jadi Investor Persebaya

DIrektur Utama PT PI yang baru Azrul Ananda (dua dari kanan) berpose bersama sebelum RUPS. (Foto: EJ)

EJ – Jawa Pos akhirnya resmi menjadi investor Persebaya. Ini menyusul digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PI (Persebaya Indonesia) yang diadakan di Gedung Graha Pena, Selasa (7/2).

RUPS dihadiri petinggi PT PI dan Koperasi Surya Abadi Persebaya (KSAP), antara lain Cholid Goromah, Saleh Ismail Mukadar, Champ Pengkey, Kardi Suwito. Dirut Jawa Pos Group Azrul Ananda juga nampak hadir.

Ada dua agenda RUPS, yakni masuknya Jawa Pos sebagai investor dengan modal disetor sebesar 70 persen dan pemberhentian direksi dan komisaris lama PT PI serta pengangkatan direksi dan komisari baru PT PI.

RUPS yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu diselenggarakan di hadapan notaris Sutan Rachman Siregar. Menurut sumber kami, RUPS menyetujui masuknya Jawa Pos sebagai investor. Perusahaan yang dipakai Jawa Pos sebagai pemegang 70 persen saham PT PI adalah PT Jawa Pos Sportainment (JPS).

Suasana RUPS PT PI. (Foto: EJ)

Setelah memberhentikan direksi dan komisaris PT PI yang lama, RUPS juga mengangkat direksi dan komisaris baru PT PI. Azrul Ananda ditetapkan sebagai Direktur Utama PT PI. Menariknya, masih ada nama Cholid Goromah di jajaran manajemen. Namun, ia hanya menjabat sebagai salah satu komisaris bersama Amang Mulia. Sementara, Komisaris Utama PT PI dipegang orang JPS. Saleh Hanifah juga masuk dalam jajaran direksi. Ia diangkat sebagai Direktur Amatir.

Setelah Jawa Pos masuk, kini PT PI mempunyai dua pemegang saham, yakni PT JPS (70 persen) dan KSAP (30 persen).

Masuknya Jawa Pos sebagai investor Persebaya mengingatkan akan kerjasama antara Jawa Pos dengan klub kebanggaan Bonek ini. Dulu, Dahlan Iskan yang merupakan pemilik Jawa Pos pernah menjabat jadi Ketua Umum Persebaya. Namun, waktu itu Jawa Pos hanya sebagai sponsor utama. Kehadiran Jawa Pos diharapkan mampu mengangkat Persebaya kembali ke Liga 1 dan bisa berprestasi lagi. (iwe)

BACA:  Manajemen Persebaya dan Calon Investor Capai Kata Sepakat