Dulu Ketua Umum, Sekarang Presiden Persebaya

Azrul Ananda, Presiden Persebaya.

EJ – Istilah presiden klub mungkin terdengar asing di Indonesia. Klub-klub di tanah air jarang menggunakan istilah ini sebagai sebutan untuk pemimpin sebuah klub. Persija menjadi klub lokal yang memakai istilah presiden klub. Saat ini, Ferry Paulus tercatat sebagai Presiden Persija.

Direktur Utama PT Persebaya Indonesia, Azrul Ananda, menggunakan istilah presiden klub untuk jabatan yang disandangnya. Penyebutan ini untuk penyebutan di luar. “Iya, kalau sebutan direktur itu bahasa akte perusahaan saja. Presiden klub ini untuk sebutan di luar,” kata Azrul sesaat sebelum wawancara dengan wartawan di Gedung Graha Pena, Rabu (8/2).

Presiden klub bertugas memimpin sebuah organisasi klub sepak bola. Ia sosok yang mampu membangun relasi dengan internal klub dan pihak eksternal. Peran ini hampir mirip dengan posisi ketua umum saat era Perserikatan.

Jabatan ketua umum masih dipakai Persebaya hingga era Liga Indonesia sebelum Persebaya mundur dari kompetisi. Tercatat, wali kota Surabaya yang saat itu menjabat otomatis menjadi Ketua Umum Persebaya.

Ayah Azrul Ananda pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persebaya. Dahlan Iskan, CEO Jawa Pos saat itu, menjadi Ketua Umum Persebaya periode 2002-2003.

Kini, Persebaya mempunyai presiden klub untuk pertama kali. Jadi biasakan menyebut Azrul Ananda sebagai Presiden Persebaya. (bim/iwe)

BACA:  Urai Kemacetan, Manajemen Siapkan Tujuh Tempat Parkir