Rapor Pemain Persebaya vs Madiun Putra

Irfan Jaya dikepung pemain Madiun Putra di GBT. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

EJ – Debut Persebaya di kompetisi resmi sepakbola nasional sedikit “tercoreng”, karena gagal memperoleh poin penuh pada pertandingan kandang pertamanya di Liga 2. Pertandingan antara tuan rumah Persebaya melawan Madiun Putra berakhir dengan skor imbang 1–1.

Madiun Putra berhasil unggul lebih dulu atas Persebaya berkat gol dari Purniawan pada menit ke 16. Tim tamu sangat termotivasi untuk mengejutkan tuan rumah, terlebih karena ingin “membalas” psywar dari Coach Persebaya, Iwan Setiawan yang mengatakan bahwa Madiun Putra bermain seperti tim kampung.

Tertinggal 0-1, Persebaya mulai bangkit. Serangan demi serangan pun dilancarkan, tapi sayang penyelesaian akhir yang masih belum membuahkan hasil. Pada menit ke-25, penetrasi dari Oktafianus Fernando berhasil membuka ruang di pertahanan Madiun Putra. Kemudian Opan – panggilan Oktafianus-, mengirimkan umpan matang dan diteruskan oleh Misbakhus Solikin dengan tendangan voli, dan Gol. Skor 1–1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Persebaya yang terbebani harus menang di depan pendukungnya, terus menekan pertahanan Madiun Putra, namun tidak membuahkan hasil. Pada 15 menit akhir, justru pertahanan Persebaya yang dibuat kocar-kacir. Konsentrasi dan fisik pemain Persebaya yang sudah mulai lemah di akhir pertandingan, membuat lini pertahanan Persebaya terus diteror oleh para penyerang Madiun Putra. Pertandingan berakhir seri 1-1 sampai wasit meniup peluit akhir.

Berikut rapor pemain Persebaya saat melawan Madiun Putra versi @SBImpian

Dimas Galih

Dimas Galih pada babak pertama relatif tidak banyak menerima serangan berbahaya dari Madiun Putra. Pada babak kedua, berhasil mematahkan peluang emas Madiun Putra, mengagalkan tendangan pemain lawan yang lolos jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu.

Nilai: 6,5

Abdul Aziz

Pemain ini sangat bagus dalam membantu serangan. Umpan-umpannya sangat memanjakan lini depan Persebaya. Tusukan-tusukannya juga sangat merepotkan lini pertahanan Madiun Putra. Kelebihannya, kaki kanan dan kiri sama baiknya dalam melepas crossing. Kelemahannya, sering terlambat kembali untuk membantu pertahanan saat tim lawan melakukan serangan balik.

Nilai: 7

Andri Muliadi

Pemain ini sebenarnya bagus dalam membaca serangan lawan, tapi sangat lambat dalam pergerakannya. Beberapa kali kalah cepat dengan penyerang lawan. Gol pertama Madiun Putra juga tidak lepas dari lambatnya Andri menutup pergerakan lawan. Dia juga sering gagal menutup lubang yang ditinggal Abdul Aziz di sisi kiri pertahanan Persebaya.

Nilai: 5

Rachmat Latief

Sangat kokoh sebagai pemain belakang. Beberapa kali sukses melakukan takling bersih dan clearance. Seperti halnya Andri Muliadi, Rahmat Latif juga sedikit lambat dalam pergerakannya.

Nilai: 6

M Syaifudin

Sebagai pemain fullback, pemain ini kurang memiliki power dan keberanian untuk membantu serangan. Pemain yang biasa menjadi centre back ini, terlihat belum menikmati posisi barunya.

Nilai: 6

Misbakhus Solikin

Gol cantiknya pada menit 26 membuktikan bahwa pemain ini memiliki kualitas dan visi bermain yang bagus. Ketenangannya dalam mengatur tempo permainan, umpan-umpan yang matang, dan pergerakan coming from behind sering dipertunjukan oleh pemain ini.

Nilai: 8

M. Hidayat

Perannya di lini tengah sangat vital, sebagai gelandang bertahan mampu untuk menjadi penyeimbang lini belakang dan depan, membangun serangan dari bawah ke atas dengan cukup rapi dan efektif. Sayang fisik pemain ini belum mencapai top performance, bahkan pada akhir babak kedua sangat kewalahan menghadapi serangan balik Madiun Putra. Karena fisik dan stamina yang turun, pemain akan rentan mengalami cedera.

Nilai: 6,5

Oktafianus Fernando

Memiliki kecepatan, power, dan dribbling bola yang bagus adalah ciri khas dari pemain ini. Assist-nya ke Misbakhus Solikin mampu membuahkan gol untuk Persebaya. Tapi yang perlu untuk dicermati adalah posisi dan cara dia bermain, sedikit terlalu jauh dan melebar, baik ketika bermain di kanan maupun kiri. Dengan potensi yang dia miliki, seharusnya bisa dioptimalkan untuk lebih banyak melakukan penetrasi ke kotak penalti.

Nilai: 7

Rendi Irwan

Visi bermain yang sangat bagus, beberapa kali melakukan key pass ke lini depan, sayang gagal dikonversi menjadi gol. Pada awal babak I kurang berkembang, namun ketika bermain sebagai free role, Rendy bermain sangat bagus. Sekali lagi, finishing touch lini depan yang kurang baik menjadikan umpan-umpan manja Rendy menjadi sia-sia.

Nilai: 7

Kurniawan Karman

Pemain serba bisa ini adalah kunci permainan Persebaya saat melawan Madiun Putra. Memiliki visi bermain yang sangat bagus, baik saat bermain sebagai winger kanan pada babak pertama maupun sebagai fullback kanan pada babak kedua. Karakternya yang ngotot dan ngeyel dalam bermain mampu mengangkat mental bermain tim secara keseluruhan.

Nilai: 7,5

Irfan Jaya

Pemain lincah ini sebenarnya bermain sangat bagus. Pergerakannya sering merepotkan lini belakang tim lawan. Tapi sayang finishing touch dari pemain ini perlu ditingkatkan lagi. Pemain ini juga sering kurang tepat dalam pengambilan keputusan, baik itu ketika harus harus memilih untuk shooting langsung ke gawang, atau memberi umpan ke pemain lain yang memiliki peluang atau ruang yang lebih bagus untuk menciptakan gol.

Nilai: 6,5

Pemain Pengganti:

Yogi Novrian

Masuk pada babak kedua menggantikan Syaifudin, menjadikan Persebaya bermain dengan dua orang striker. Namun kontribusi Yogi pada pertandingan ini masih minim dan jauh dari kata memuaskan. Terlihat masih belum tune in dengan tim secara keseluruhan.

Nilai: 5

Siswanto

Masuk menggantikan Oktafianus Fernando, pemain ini beberapa kali melakukan tusukan ke lini pertahanan lawan. Namun sayang umpan-umpannya, baik crossing maupun cut back gagal dikonversi menjadi gol oleh penyerang Persebaya.

Nilai: 6

Abu Rizal Maulana

Masuk menggantikan Misbakhus Solikin, perannya kurang terlihat di lini tengah Persebaya. Sebagai gelandang bertahan, posisi pemain terlalu jauh dengan lini pertahanan. Bahkan, dari posisinya sering terbuka dan terdapat celah, sehingga dimanfaatkan tim lawan untuk melakukan serangan balik.

Nilai: 6

*) Penulis merupakan pemilik akun twitter @SBImpian

  • Yoga Dinata

    rapornya masih terlalu baik. terlalu banyak dikatrol nilainya hahaha