Benahi Mental Anda atau Persebaya “Menthal”

Starting line up Persebaya saat lawan Madiun Putra. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

Hari ini tepat tiga hari setelah tim kesayangan kita Persebaya Surabaya secara mengejutkan ditahan imbang oleh tim tetangga yaitu Madiun Putra. Beberapa hari sebelum pertandingan dimulai, saya mulai khawatir dengan apa yang diucapkan Coach Iwan tentang cara permainan Madiun Putra. Memang boleh-boleh saja mengumbar psywar seperti itu, tapi menurut saya itu bukanlah sebuah psywar untuk menyerang tim tamu. Melainkan, Coach Iwan sedang ‘defending’ dirinya sendiri karena ia sendiri belum sepenuhnya yakin dengan pemain-pemain yang telah dipilihnya dan berharap tim tamu Madiun Putra akan larut dalam psywar itu.

Bukan mental pemain saja yang harus dibenahi, namun mental Coach Iwan sendiri juga harus betul-betul dibenahi. Karena jika ia terus seperti itu, saya yakin tim kesayaan kita Persebaya Surabaya ini tidak akan bisa promosi ke kasta lebih tinggi. Bahkan bertahan di kasta saat ini pun rasanya sulit. Memang, fasilitas bukan jaminan dari sebuah kesuksesan. Namun manajemen sendiri telah berusaha menjadi profesional karena memang itu fungsi dari manajemen, yakni memfasilitasi segala keperluan tim.

Pemain muda? Hmmm, saya tidak yakin mereka akan lama di Surabaya jika tidak mengubah sikap dan mental mereka. Sangat percuma memiliki fasilitas dengan standar internasional namun pengguna fasilitas itu sendiri belum bisa menunjukkan sikap profesionalismenya. Jadi, menurut saya, kesalahan berasal dari para pemain yang belum bisa menunjukkan sikap profesionalismenya. Untuk para pemain yang sudah menunjukkannya, saya salut. Pasti anda-anda sekalian merasa sungkan jika tidak memberikan poin penuh.

Untuk siapa saja yang ada dalam kerangka tim Persebaya, cepatlah benahi mental kalian atau anda-anda sekalian terkena imbas dari seleksi alam alias “MENTHAL”.

BACA:  Jayalah Negeriku, Jayalah Persebayaku

*) Bayoghanta Maulana Mahardika, pemilik akun twitter @bayoghanta13