Bonek Minta Pecat, Iwan Ajak Kelahi dan Acungkan Jari Tengah

Bonek menghadang bus pemain seusai laga. (Foto: Husein Gozali for EJ)

EJ – Kecewa dengan kekalahan lawan Martapura FC, puluhan Bonek langsung menghadang bus yang akan membawa pemain Persebaya menuju hotel. Mereka meneriakkan yel-yel menuntut Iwan Setiawan dipecat dari kursi pelatih. Mereka menuding Iwan menjadi penyebab hasil buruk yang diraih Persebaya. Bonek pun menunggu Iwan Setiawan keluar dari stadion Demang Lehman.

“Iwan Out! Iwan Out! Iwan Out!” teriak Bonek menunggu Iwan keluar.

Sesaat setelah keluar dari stadion, Iwan terlihat emosi melihat protes Bonek. Ia pun berusaha menemui kerumunan Bonek dan mengajak mereka berkelahi. Untungnya, ofisial Persebaya dan aparat keamanan berhasil memegangi tubuh besar Iwan. Dengan sekuat tenaga, Iwan dibawa masuk ke dalam bus.

Di dalam bus, para pemain dan ofisial Persebaya terlihat menahan amarah Iwan Setiawan. (Foto: Bimbim/EJ)

Tak berhenti di situ, Iwan berusaha turun dari bus. Ia pun terlihat mengacungkan jari tengah ke arah kerumunan Bonek. Melihat kelakuan Iwan, Bonek pun semakin merangsek ke depan. Dengan lantang, mereka tetap meneriakkan yel-yel meminta Iwan turun dari jabatan.

Aparat keamanan pun menghalau Bonek yang ingin menemui Iwan. Salah satu dirijen Bonek, Capo Ipul, pun ikut meminta Bonek untuk mundur. Setelah beberapa lama, Bonek pun akhirnya mundur sambil terus meneriakkan “Iwan Out”.

Ribuan Bonek yang datang dari segala penjuru tanah air memang datang ke Martapura mendukung Persebaya dalam lanjutan Liga 2 Grup 5, Minggu (30/4). Sayangnya, kehadiran mereka tak bisa membuat Persebaya meraih kemenangan. Persebaya kalah 1-2 yang membuat Green Force terpuruk di dasar klasemen. (bim)

BACA:  Ada Yang Pengaruhi Wasit, Komdis PSSI Denda Panpel Martapura FC
  • Emha Yuslifar

    Ternyata yg bermasalah bukan hanya mental pemain tp jg sang pelatih. Tbiasa dg mulut besar namun tll mudah emosi bukannya instropeksi disaat terpuruk. Terlepas dr sikapnya pelatih iwan mempunyai manajemen kepelatihan yg mengedepankan : 1. pemahaman bermain 2. skill/visi bermain 3. fisik pemain
    Stlah kompetisi sbenarnya dia mulai,data menyebutkan btapa keteterannya pemain persebaya dibabak kedua. Dan ini seolah membuktikan kebenaran teori lain yg mengatakan skill dan visi bermain tanpa ditunjang fisik yg memadai hanyalah mimpi!
    Acuan salah sang juru racik tlah tbukti salah, maka saatnyalah manajemen mencari second opinion utk menutupi kekurangan tsb.
    Beruntung pada masa puasa liga 2 diliburkan, shg pemain bs dgenjot fisik dan taktik bermain skaligus utk menutupi kekurangan!
    Tp masalah didpn mata, persebaya masih mlakoni lanjutan ptandingan, yg bila tdk segera dibenahi persebaya akan jd lumbung gol musuh”nya dibabak kedua saat stamina habis.
    Saatnya manajemen bersikap!!!

  • Curva Heroescity

    KICK IWAN PLEASE!!!!

  • Bagus Sutikno

    Ket biyen aku wes ragu iwan isa ta nyekel Persebaya