Persebaya vs Persepam MU: Mencari Kemenangan Perdana

Dari kiri ke kanan: Oktafianus Fernando, Abu Rizal, Misbakhus Solikin. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

EJ – Persebaya akan menjamu tamunya Persepam Madura Utama di Gelora Bung Tomo, Kamis (11/5) ini. Pada laga ini, tuan rumah mengusung misi wajib menang guna membayar penampilan buruk pada dua laga sebelumnya. Hingga pekan ketiga, Persebaya masih tanpa kemenangan. Torehan satu poin hasil seri dengan Madiun Putra pada pekan pertama dan kemudian kalah dari Martapura FC di pekan kedua membuat Bajul Ijo terjerembab di posisi terbawah klasemen sementara Grup 5 Indofood Liga 2 musim 2017.

Masih tanpa kemenangan setelah menjalani dua pertandingan, tentunya hasil ini membuat langkah Persebaya di awal musim menjadi berat. Setelah dua hasil buruk yang diperoleh di awal musim, Persebaya akan menjadikan pertandingan melawan Persepam MU sebagai sebuah laga penebusan. Persebaya memang butuh kemenangan untuk menjaga peluang masuk ke babak berikutnya. Oleh karena itu, Rendi Irwan dkk. tidak memiliki pilihan lain selain menang.

Misi Wajib Menang di Tengah Tekanan

Misi Persebaya untuk meraih kemenangan pada laga ini memang tidak mudah. Secara permainan, kubu Green Force memang belum menemukan bentuk permainan terbaik. Ditahan imbang Madiun Putra lalu kalah dari Martapura FC menunjukkan bahwa Persebaya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer liga yang sesungguhnya.

Dengan dua hasil buruk di awal kompetisi, plus sejumlah permasalahan di internal tim yang berujung pada di-suspend-nya pelatih kepala Iwan Setiawan, bisa dibilang saat ini Persebaya tengah dalam situasi penuh tekanan. Situasi tidak ideal dalam tim ini membuat Persebaya hanya memiliki dua pilihan, semakin terpuruk atau bangkit dan meraih kemenangan. Opsi pertama jelas tidak akan diambil.

Menghadapi Persepam Madura Utama yang kini bertengger di tempat ke-5 dalam tabel klasifika Grup 5, Persebaya harus bisa mengambil momentum kebangkitan. Apalagi, jelang laga home melawan Persepam MU, Persebaya mendapat dua tambahan tenaga dalam sosok Rishadi Fauzi dan Mardiono. Kehadiran Rishadi dan Mardiono bisa menjadi solusi mandulnya lini depan Green Force dalam dua pertandingan terakhir.

Dalam laga ini, Rishadi berpeluang untuk melakukan debut resmi bersama Persebaya. Dengan belum maksimalnya penampilan Irfan Jaya jika dipasang sebagai striker tunggal serta Yogi Novrian yang baru saja pulih dari cedera engkel, mantan pemain Madura United itu akan diplot menjadi juru gedor utama Persebaya saat menjamu Persepam MU. Sementara itu Mardiono yang bertipe second striker bisa menjadi “kartu As” jika lini depan Persebaya menghadapi situasi deadlock.

Tambahan dua pemain baru di lini depan akan membuat Persebaya bisa memainkan komposisi terbaik pada laga nanti. Beberapa pemain yang sebelumnya sakit atau cedera juga sudah mulai berlatih dengan tim. Kiper utama Dimas Galih sudah terlihat fit usai terserang tifus. Pun demikian dengan Oktafianus Fernando yang tak dibawa ke Martapura pekan lalu. Bisa menurunkan pemain utama, maka pada pertandingan melawan Persepam MU nanti, Persebaya pun berkesempatan untuk melampiaskan luka setelah sebelumnya gagal menang di dua partai awal.

BACA:  Wajib Menang, Persebaya Dilarang Seri atau Kalah

Tamu Datang dengan Misi Mencuri Poin

Jika tuan rumah mengusung misi wajib menang, maka sang tamu Persepam MU di bawah asuhan Rudy William Keltjes membawa misi mencuri poin dalam lawatannya ke Gelora Bung Tomo. Meski secara peringkat berada di atas Persebaya, namun tim asal Kabupaten Pamekasan itu tengah dalam tren tidak stabil dalam dua laga terakhir. Usai menang di pekan pertama, selanjutnya Persepam justru kalah di pekan kedua. Terakhir, Laskar Sapeh Ngamok ditahan imbang tanpa gol oleh Madiun Putra di kandang sendiri.

Menghadapi tamu yang juga belum menunjukkan penampilan stabil, seharusnya pemain-pemain Persebaya bisa memanfaatkan momentum tersebut. Tidak boleh ada lagi permainan melempem seperti yang ditunjukkan kala ditahan imbang oleh Madiun Putra atau saat takluk dari Martapura FC.

Usai takluk dari Martapura FC, Persebaya memang terus memperlihatkan perkembangan positif. Tanpa Iwan Setiawan yang di-suspend manajemen, maka tugas sebagai nakhoda Persebaya akan diembang oleh Ahmad Rosidin. Dalam beberapa latihan terakhir dibawah arahan asisten pelatih Persebaya tersebut, pemain-pemain nampak enjoy dalam menjalani latihan. Aura positif inilah yang harus ditunjukkan di lapangan.

Persebaya sendiri punya pengalaman menghadapi Persepam MU. Bertepatan dengan pembukaan stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada tanggal 18 November 2016 silam, Persebaya diundang sebagai tamu dalam laga uji coba dengan Persepam MU. Hasinya, Persebaya mampu menang atas tuan rumah dengan skor tipis 0-1. Kala itu, gol tunggal Bajul Ijo dicetak oleh gelandang elegan Misbakhus Solikin. Selain Misbakhus, beberapa pemain lain yang pernah merasakan atmosfer laga melawan Persepam adalah kapten Rendi Irwan, Mokhammad Syaifudin, Abu Rizal, Mei  Handoko, dan bek muda Muhammad Irvan. Pengalaman dalam menghadapi gaya main Persepam MU yang mengandalkan pressing ketat inilah yang bisa dijadikan bekal pengetahuan bagi pemain-pemain Persebaya pada laga nanti.

Dua pertandingan tentunya juga sudah bisa memberikan gambaran bagaimana atmosfer liga yang sesungguhnya kepada para pemain Persebaya. Pemain yang canggung atau grogi di atas lapangan sudah tak bisa ditoleransi lagi. Pemain-pemain harus bermain dengan percaya diri dan rasa bangga berseragam hijau Persebaya. Kemenangan akan membuat posisi Persebaya di klasemen sementara tetap kompetitif, mengingat saat ini Bajul Ijo tertinggal lima poin dari pemuncak Grup 5, PSIM Yogyakarta. Sebuah kemenangan di hadapan pendukung sendiri juga akan membuat Persebaya keluar dari tekanan. Jadi, Persebaya tidak memiliki pilihan lain. Wajib menang! (rvn)