Tak Setuju Foto Bareng Aremania, Tetap Maafkan Jojo Zoro

Jojo dan Zoro.

Semua bebas beropini. Sebebas kamu memilih lauk di warteg. Tapi tak harus memaksakan opinimu untuk diikuti orang lain. Apalagi sampai saling mencaci atau menyakiti sesama yang sudah kalian anggap saudara sendiri.

Biar perbedaan mewarnai cara kita mendukung Persebaya. Tak harus sama, tapi sama-sama tak merugikan orang lain dan Persebaya itu sendiri.

Tentang foto Jojo dan Zoro yang menjadi viral di kalangan suporter persebaya kemarin, saya sendiri tidak setuju dengan apa yang dilakukan kedua maskot tersebut. Karena apa, ya karena saya pribadi masih menganggap suporter tetangga itu rival. Rival yang tak akan pernah ada kata damai, mungkin.

Ini murni pendapat pribadi saya, pribadi suporter luar kota yang mencintai persebaya. Yang merasakan sendiri arti kata “rival” setiap akan dan sesudah mendukung Persebaya. Intinya bukan saya mengajak semua untuk membenci mereka (rival). Biarkan saya sendiri dan sebagian dari kami yang masih dan akan terus membenci mereka.

Untuk Jojo dan Zoro, kalian sudah membuat luka di hati sebagian besar para pecinta Persebaya. Meminta maaflah secara bijak di laga besok. Saya pribadi akan memaafkan kalo memang ada niatan sesal dari kalian. Karena sejatinya kita memang harus saling memaafkan. Dengan orang yang meminta maaf tentunya. (*)

*) Opini ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak menjadi bagian tanggung jawab emosijiwaku.com.

BACA:  Ketahuilah Yogyakarta, Bonek Berwajah Ramah