Persebaya vs Persik: Menanti Sepak Bola Menyerang Alfredo Vera

EJ – Persebaya akan menjamu sang tamu dalam pertandingan uji coba Persik Kediri di Gelora Bung Tomo, Sabtu (17/6) ini. Pertandingan uji coba kali ini digelar sekaligus untuk memperingati hari jadi Persebaya ke-90 yang jatuh pada Minggu, 18 Juni 2017. Meski labelnya hanya partai uji tanding, namun laga antara dua klub pemilik dua gelar juara Liga Indonesia ini akan sangat menarik karena keduanya sama-sama mengusung misi kemenangan.

Persebaya ingin memuaskan pendukung sekaligus memberikan kado anniversary yang manis berupa kemenangan. Sementara sang tamu Persik Kediri ingin menjaga performa terbaik sebelum kompetisi Liga 2 kembali dilanjutkan Juli nanti.

Pertandingan uji coba menghadapi Persik menjadi kesempatan bagi pelatih anyar Bajul Ijo, Alfredo Vera untuk menentukan kerangka tim inti Persebaya. Selain itu, Alfredo juga bisa melihat hasil TC yang dilakoni para punggawa Persebaya selama sepekan di Bali. Ketika menggelar TC di Bali, Alfredo memfokuskan pada peningkatan kualitas fisik dan taktik. Meskipun Persebaya kalah dari PS Badung dalam uji coba pertama di bawah komando Alfredo Vera, namun pelatih asal Argentina itu mengaku cukup puas dengan TC di Bali karena para pemain bisa memahami apa yang ia kehendaki.

“Saya tidak tahu seperti apa kondisi mereka sebelum saya gabung dengan tim ini, namun pelan-pelan kita bikin tim ini kompak terutama pada kondisi fisik dan taktik permainan dan selama kita training center ini mereka mulai mengerti apa yang saya mau dan berjalan dengan lancar latihan kita, ” ungkap Alfredo.

Motivasi Persebaya untuk memenangkan laga ini semakin meninggi karena ingin memberikan kado yang indah bagi Bonek, pendukung setia Green Force. Hal ini senada dengan keinginan Alfredo Vera yang membidik kemenangan sebagai kado ulang tahun Persebaya ke-90.

Meski tetap menginginkan kemenangan, namun Alfredo menekankan bahwa ia tetap mengutamakan progress permainan anak asuhnya. Laga menghadapi Persik akan ia gunakan untuk melihat sejauh mana perkembangan Rendi Irwan cs. dalam mengaplikasikan taktik yang diinginkannya.

”Untuk strategi, tidak ada perubahan. Saya selalu bermain dengan pakem yang sama. Kemungkinan ada sedikit perbaikan saja yang kami lakukan dalam latihan beberapa hari ke depan,” kata Alfredo.

Pada pertandingan ini, Alfredo pun ingin memberikan kesempatan kepada semua pemainnya untuk bisa menunjukkan permainan terbaik.

“Saya memberikan kesempatan bagi para pemain berebut menjadi starting eleven. Ini sengaja diadakan untuk beri kesempatan pemain yang jarang dimainkan,” ujar mantan pembesut Persipura Jayapura tersebut.

Sementara itu, sang tamu Persik Kediri juga menargetkan kemenangan dalam lawatannya ke Surabaya. Kubu Macan Putih ingin menjaga momentum karena mereka saat ini bertengger di posisi kedua klasemen sementara Liga 2 Grup 6. Anak asuh Bejo Sugiantoro tersebut memboyong tim terbaik ke Surabaya dengan dipadukan punggawa-punggawa muda Persik.

Bejo pun menginginkan anak asuhnya untuk tetap tampil sebaik mungkin. Meski tetap ingin mengejar kemenangan, Bejo menuturkan bahwa pada pertandingan ini ia lebih menekankan agar mental bertanding Imam Budi cs. lebih terasah.

“Pemain Persik masih perlu banyak bertanding, agar mental bertanding mereka lebih terasah. Melawan tim sebaik Persebaya, meski ujicoba,kami akan tampilkan skuad terbaik yang kami miliki,” ujar Bejo.

Pertandingan Anniversary Game memperingati hari jadi Persebaya ke-90 ini pun terasa makin spesial bagi Bejo Sugiantoro mengingat ia adalah mantan pemain Persebaya.

“Persik dan Persebaya sama-sama saling membantu, saling memberikan pengalaman. Mungkin rotasi pemain bisa dimanfaatkan di pertandingan nantinya,” pungkasnya. (rvn)

Perkiraan susunan pemain:

Persebaya (4-2-3-1): Dimas Galih (PG); Abdul Azis, Rachmat Latief, Andri Muliadi, M. Irvan (B); Sidik Saimima, Misbakhus Solikin (T); Kurniawan Karman, Rendi Irwan, Mardiono (T); Rishadi Fauzi (D)

Persik (4-3-3): Tedy Heri (PG); Sendy Pratama, Sedek Sanaky, Febly Gushendra, Amad Taufik (B); Adi Eko, Sandy Pratama, Iman Budi, (T); Arif Yanggi Raman, Abdul Rahman Abanda, Ferry Kurniawan (D)