Persebaya Ingin Jamu Persatu di G10N

EJ – Persebaya kembali melakoni laga kandang usai libur kompetisi selama sebulan lebih. Rencananya, Persebaya akan menggelar laga melawan Persatu Tuban, Kamis (6/7). Persoalan venue laga masih belum pasti mengingat kondisi rumput stadion GBT masih diperbaiki.

Selain persoalan rumput, manajemen Persebaya menginginkan laga dipindahkan ke Gelora 10 Nopember (G10N), Tambaksari. Manajemen berharap Pemkot mengabulkan keinginan tersebut saat menjamu Persatu.

Ada beberapa pertimbangan kenapa manajemen sangat berharap agar Rendi Irwan dkk bisa kembali bermarkas di stadion legendaris tersebut.

“Kalau harus jelaskan secara simple, ada dua pertimbangan kenapa kami berharap bisa ber-home base di Gelora 10 Nopember. Tidak di Gelora Bung Tomo (GBT). Yaitu, pertimbangan teknis dan non-teknis,” ungkap Direktur operasional Persebaya, Puji Agus Santoso.

Manajemen sudah menyampaikan permintaan penggunaan G10N kepada Pemkot, dalam pertemuan yang juga dihadiri perwakilan suporter, di kantor Dispora, Rabu (21/6) lalu.

“Kami harus cepat memutuskan (terkait stadion) ini, mengingat liga akan bergulir beberapa hari lagi. Kami harus mulai berjualan tiket, juga melaporkan rencana perubahan stadion ini kepada pengelola liga,” tandasnya.

Persebaya sempat dilarang bermain di G10N oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat ada dualisme. Stadion penuh sejarah itu terakhir digunakan saat Persebaya bermain di IPL tahun 2012. (iwe)

BACA:  Gelora 10 Nopember, Antara Finansial, Sejarah, dan Kebanggaan