Tumbangkan Persatu, Tujuh Starter Persebaya Produk Internal

Oktafianus, M Syaifuddin, Dimas, Galih, dan Rendi Irwan sebelum laga. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Para pemain produk internal ikut membantu Persebaya mengalahkan Persatu dalam lanjutan Liga 2 di GBT, Kamis (6/7). Bahkan, tujuh pemain menjadi starter dalam pertandingan kemarin.

Di posisi kiper, ada nama Dimas Galih Pratama. Pemain yang baru saja melangsungkan pernikahan ini merupakan jebolan klub Al Rayyan. Selain Dimas, pemain yang berasal dari Al Rayyan adalah bek M. Syaifuddin, gelandang Misbakhus Solin dan Oktafianus Fernando.

Rachmat Irianto yang tampil impresif dalam debutnya adalah alumnus Indonesia Muda. Satu lagi produk Indonesia Muda yakni Mei Handoko Prasetyo. Namun ia baru masuk di babak kedua sebagai pemain pengganti.

Berikutnya, Abu Rizal “Rodeg” yang tampil solid di posisi bek kanan merupakan lulusan klub Bintang Angkasa. Sang kapten Persebaya, Rendi Irwan, tercatat pernah memperkuat klub Mitra Surabaya.

Permainan mereka juga impresif. Dimas membawa Persebaya tidak kebobolan untuk pertama kalinya. Rian dan Syaifuddin tampil kokoh di benteng pertahanan. Sepanjang laga, Persatu praktis hanya mampu melepaskan tembakan. Bahkan, satu gol Persebaya lahir dari tendangan keras Syaifuddin memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Misbakhus juga bermain apik. Ia beberapa kali melepaskan tembakan ke arah gawang yang hampir berbuah gol. Oktafianus juga tampil percaya diri setelah absen lama karena cedera. Gocekannya beberapa kali melewati pemain Persatu dan mampu melepaskan umpan yang terukur. Rendi juga bermain cantik. Umpan terobosannya beberapa kali membahayakan pertahanan Persatu.

Meski diturunkan di 15 menit terakhir babak kedua, penampilan Mei Pras juga baik. Satu kali tendangan first time-nya mampu ditepis kiper Persatu.

Manajer Persebaya, Chairul Basalamah, mengatakan jika hadirnya mayoritas pemain internal di susunan starter membawa nuansa berbeda di timnya.

BACA:  Jaga Marwah, Persebaya Jamu Persatu di GBT

“Persebaya sempat mengalami goncangan hebat, mulai pemecatan pelatih hingga susahnya mendapat stadion. Para pemain yang berasal dari klub internal dan Surabaya tentu tak mau Persebaya kalah karena membawa nama kotanya. Semangatnya jadi berlipat,” ujarnya kepada EJ.

Kehadiran Alfredo Vera juga membuat para pemain semakin bersemangat. Chairul menilai Alfredo salah satu sosok pelatih yang fair karena mau memberi kesempatan kepada siapa saja asal menunjukkan permainan yang meningkat.

“Alfredo pernah berujar jika ia tidak kenal siapa-siapa di sini. Yang ia inginkan adalah para pemain mengikuti skema yang ia minta,” tambah pria yang akrab dipanggil Abud ini.

Sejak ditangani Alfredo, para pemain pun berlomba-lomba menunjukkan bahwa mereka pantas dipilih pelatih, termasuk para pemain jebolan klub internal. (iwe)

Para Pemain Internal Yang Jadi Starter:

– Dimas Galih (Al Rayyan)
– Abu Rizal “Rodeg” (Bintang Angkasa)
– M. Syaifuddin (Al Rayyan)
– Rachmat Irianto (IM)
– Misbakhus Solikin (Al Rayyan)
– Rendi Irwan (Mitra Surabaya)
– Oktafianus Fernando (Al Rayyan)

Diturunkan di babak kedua:

– Mei Handoko Prasetyo (IM)