Prosesi Mengheningkan Cipta Persebaya untuk Ricko Andrean

Spanduk duka cita untuk Ricko Andrean dari Bonek. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Sebelum laga antara Persebaya melawan Martapura FC dimulai, ada prosesi mengheningkan cipta. Prosesi itu ditujukan untuk Ricko Andrean, bobotoh yang meninggal usai menyaksikan laga Persib melawan Persija. Prosesi juga ditujukan untuk Muhammad Nur Ananda, warga yang tewas akibat bentrokan dengan pendukung tim sepak bola di Temanggung.

Para pemain kedua tim dan penonton mengheningkan cipta selama lima belas detik. Dengan prosesi ini, Persebaya berharap agar tidak ada lagi insiden yang mengorbankan nyawa akibat sepak bola.

Prosesi mengheningkan cipta sebelum laga dimulai. Foto: Iwan Iwe/EJ

Seperti diberitakan, Ricko meninggal setelah sempat dirawat beberapa hari akibat pengeroyokan salah sasaran. Para pengeroyok mengira ia adalah anggota Jakmania. Pengeroyokan itu terjadi usai laga Persib melawan Persija di GLBA, Sabtu (22/7).

Sementara Nanda adalah warga Magelang yang tewas akibat pengeroyokan pendukung salah satu tim di Jawa Tengah. Pengeroyokan dilakukan saat ada konvoi para pendukung salah satu tim di ruas jalan Temanggung-Magelang, Minggu dini hari (23/7). (iwe)

BACA:  Setelah Panpel, Giliran Ofisial Martapura FC Disanksi PSSI