Romansa Sisi Timur Indonesia dan Persebaya

Ricky Kayame, pemain yang berhasil didatangkan Persebaya dari Persipura. Foto: Joko Kristiono/EJ

Saya adalah salah satu dari banyak orang yang tumbuh bersama salah satu generasi emas Persebaya yang saat itu diperkuat nama-nama penuh talenta. Hendro Kartiko, Bejo Sugiyantoro, Aji Santoso, Anang Ma’ruf, Uston Nawawi, dan masih banyak pemain lain yang namanya tak lekang oleh waktu.

Namun di antara banyak pemain itu, para punggawa yang berasal dari Indonesia Timurlah yang paling saya ingat. Berkesempatan untuk tinggal di sana selama beberapa tahun memberi saya kekaguman tersendiri kepada mereka. Siapa yang tak kenal dengan Chairil Anwar Ohorella atau yang biasa dipanggil Pace? Bek lugas nan tangguh yang ditakuti banyak striker karena legenda yang beredar di kalangan Bonek pemain ini berprinsip “Bola boleh lewat, pemainnya tidak”. Kemudian ada juga nama Reinold “Koko” Pietersz yang bertahun mengisi lini serang Bajul Ijo meski striker lokal ternama maupun asing datang dan pergi silih berganti.

Kemudian sebelum kita mengenal Andik Vermansyah, Persebaya sudah memiliki seorang gelandang dengan gaya dan postur permainan yang sangat mirip dengan pemain yang sekarang memperkuat Selangor FC itu. Namanya Rahel Tuasalamony. Silih berganti kemudian nama-nama seperti Sammy Pieters, Dedi Umarella, Joao Bosco Cabral hingga Erol Iba mewarnai perjalanan Persebaya dalam mengarungi kompetisi sepakbola di Indonesia. Jauh sebelum nama-nama di atas sudah ada nama Yongky Kastanya dan Ferril Raymond Hattu yang lebih dulu melegenda.

Aroma timur Indonesia itu kini dilanjutkan kembali oleh Persebaya dengan mendatangkan putra-putra Papua untuk memperkuat The Green Force. Kedatangan Ricky Kayame, Nerius Alom, Fandry Imbiri, dan Samuel Reimas diharapkan mampu memberikan warna yang berbeda dalam permainan anak asuh Angel Alfredo Vera. Bukan rahasia jika para pemain dari bumi cenderawasih diberkahi kemampuan bersepakbola alami dan kecepatan yang mumpuni. Semoga kehadiran mereka bisa terus mendorong Persebaya Surabaya memenuhi ambisinya untuk berlaga di kompetisi teratas sepak bola Indonesia.

BACA:  Tiga Poin, Empat Gol, Persebaya Terus Melaju ke Liga 1

Bravo Bajul Ijo!