Persebaya vs PSIM: Menatap Babak 16 Besar

Misbakhus Solikin saat melawan Persepam MU. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Tertahan di kandang Persepam Madura Utama membuat langkah Persebaya untuk menapakkan satu kakinya ke babak 16 Besar Liga 2 menjadi tertunda. Kini, kesempatan bagi Persebaya untuk kembali membuka peluang melaju ke fase 16 Besar kembali terbuka lebar. Menjamu PSIM Yogyakarta, Rabu (16/8) malam nanti di Gelor Bung Tomo, Bajul Ijo membidik kemenangan guna semakin memuluskan langkah menatap fase 16 Besar.

Kemenangan atas PSIM yang kini betengger di peringkat 4 klasemen sementara Grup 5 akan membuat satu kaki Persebaya menapak ke babak 16 Besar. Green Force pun memiliki modal meyakinkan untuk bisa mengalahkan Laskar Mataram malam nanti.

Dalam empat laga home terakhirnya, Persebaya selalu memperoleh kemenangan. Total, Bajul Ijo baru sekali kehilangan poin penuh di kandang ketika ditahan Madiun Putra pada pekan pertama lalu. Setelah itu, Misbakhus Solikin dikk. selalu tampil menggila jika bermain di kandang sendiri. Kepercayaan diri para punggawa Persebaya jelang laga kandang menjamu PSIM pun semakin meninggi. Pasalnya, Persebaya mampu mencetak 6 gol dalam dua laga home terakhir. Korban terakhir dari keperkasaan Persebaya di Gelora Bung Tomo adalah PSBI Blitar dan Martapura FC. Menjamu PSIM malam nanti, Persebaya pun ingin meneruskan keangkeran Stadion Gelora Bung Tomo.

Meski memiliki modal selalu menang dalam empat laga kandang terakhir, namun Alfredo Vera selaku arsitek Persebaya tak mau jumawa. Alfredo mengaku tetap mewasdapi permainan PSIM. Bahkan, pelatih asal Argentina itu tak sungkan memuji permainan Laskar Mataram.

“PSIM tim bagus. Mereka seperti kita yang ingin main bola (menyerang). Pertandingan nanti akan berjalan menarik,” ujar Alfredo.

Jelang laga klasik kontra PSIM malam nanti, Persebaya mendapat suntikan tenaga dengan kehadiran Nerius Alom yang sudah siap dimainkan. Nerius yang sudah mengikuti latihan sejak pekan lalu memang belum diturunkan pada laga away ke Pamekasan karena kondisi fisiknya belum siap.

Selain Nerius yang sudah siap main, kapten Rendi Irwan pun juga dikabarkan sudah fit dan siap untuk pertandingan menghadapi PSIM. Seperti diketahui, sebelumnya Rendi sempat mengalami cedera lutut dan absen kala Persebaya ditahan imbang Persepam MU. Dari kondisi terkini, Rendi mengaku sudah sepenuhnya pulih dan tak lagi merasakan nyeri di lutut kirinya. Ia pun siap untuk comeback ke lapangan, namun menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pelatih. Meski belum dipastikan akan merumput sejak menit pertama, namun sudah siapnya Nerius Alom dan Rendi Irwan untuk laga kontra PSIM membuat Persebaya bisa menurunkan tim terbaiknya.

BACA:  PSIM Sudah Kantongi Gaya Main Persebaya

Waspadai Serangan Balik Sayap-sayap PSIM

Sementara itu, PSIM datang ke Surabaya bukan tanpa target. Laskar Mataram mengusung misi meraih poin untuk tetap menjaga asa mendekat ke posisi dua teratas. Poin di Surabaya menjadi sangat berharga bagi PSIM yang belum menyerah untuk mendapatkan satu tiket ke babak 16 Besar.

Namun misi PSIM untuk meraih poin di Gelora Bung Tomo seperti menemui jalan terjal, mengingat rekor buruk Laskar Mataram jika bermain tandang. Dari lima laga tandang yang sudah dilakoni PSIM, mereka hanya mampu meraih satu hasil seri dan menelan empat kekalahan. Situasi yang dihadapi PSIM semakin pelik karena gelandang Raymond Tauntu harus absen pada laga nanti setelah menerima kartu merah di pekan sebelumnya. Apalagi, malam nanti perjuangan Laskar Mataram tanpa didampingi pelatih kepala Erwan Hendarwanto yang sedang menjalani kursus kepelatihan lisensi C AFC.

Meski dalam kegamangan jelang lawatannya ke kandang Bajul Ijo, PSIM tetap memiliki potensi bahaya. Penyerang utama mereka, Krisna Adi Darma sedang dalam top form dan selalu mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir PSIM. Total, Krisna Adi sudah mencetak enam gol hingga pekan ke-11. Krisna yang didukung sayap-sayap lincah macam Rangga Muslim dan Dicky Prayoga akan menjadi andalan utama Laskar Mataram dalam membongkar pertahanan Green Force.

Menghadapi Persebaya di kandangnya sendiri, PSIM diprediksi akan mengandalkan serangan balik cepat lewat sisi sayap yang dihuni Rangga Muslim dan Dicky Prayoga. Pada pertemuan pertama di Stadion Sultan Agung, Mei lalu, dimana Persebaya mampu menahan imbang PSIM dengan skor 1-1, pergerakan Rangga dan Dicky sangat merepotkan lini belakang Bajul Ijo. Kecepatan dan kelincahan sayap-sayap Laskar Mataram inilah yang kembali harus diwaspadai Persebaya jika ingin meraih poin penuh di Gelora Bung Tomo malam ini. (rvn)

Prakiraan susunan pemain Persebaya vs PSIM

Persebaya (4-3-3): Dimas Galih (PG); Kurniawan Karman, Fandry Imbiri, Andri Muliadi, M. Irvan Febrianto (B); Muhammad Hidayat, Misbakhus Solikin (C), Abu Rizal (T); Irfan Jaya, Yogi Novrian, Oktafianus (D)
Pelatih: Angel Alfredo Vera

PSIM (4-2-3-1): Ivan Febrianto (PG); Riskal Susanto, Achmad Taufiq (C), Edo Pratama, Said Mardjan (B); Andi Kurniawan, Dimas Priambodo (T); Dicky Prayoga, Hendika Arga, Rangga Muslim (T); Krisna Adi (D)
Pelatih: Ananto (Ass.)