Bermain Imbang, Persebaya Kokoh di Puncak Klasemen

Ekspresi Ricky Kayame setelah gagal memanfaatkan peluang matang di depan gawang Persatu. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

EJ – Persebaya semakin kokoh di puncak klasemen grup 5 meski hanya bermain imbang melawan tuan rumah Persatu di Stadion Loka Jaya, Tuban, Senin (28/8). Skor kacamata 0-0 bertahan hingga pertandingan selesai.

Pelatih Persebaya, Alfredo Vera menurunkan mayoritas para pemain yang biasa menghuni bangku cadangan. Ricky Kayame, Nerius Alom menjadi starter untuk pertama kalinya. Fandry Imbiri menjadi starter dalam pertandingan kali ini.

Pertandingan babak pertama berjalan keras dan menarik. Kedua tim saling jual beli serangan. Kurang kreatifnya barisan tengah dalam mengkreasi serangan membuat serangan Persebaya terlihat monoton. Jarang ada peluang yang bisa dikonversi menjadi gol. Hanya satu peluang emas yang dihasilkan Ricky Kayame pada menit 36. Umpan dari Alom ke kotak penalti mampu digiring Ricky melewati barisan belakang Persatu. Sayangnya bola yang ditendang Ricky gagal melewati kiper Persatu, Dedi Haryanto.

Persatu bukannya tanpa peluang. Tendangan pemain pengganti Piter Mandibondibo dari luar kotak penalti di menit akhir babak pertama masih bisa diblok oleh M. Irvan dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama kedudukan sementara masih imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, penampilan kedua tim sangat berimbang. Pada menit ke-49, Persatu memiliki peluang emas melalui pemain bernomor punggung 10, Agung Suprayogi, yang tinggal berhadapan dengan kiper. Namun tendangannya masih melambung jauh diatas gawang Persebaya. Serangan Persatu makin sporadis. Laskar Ronggolawe memiliki peluang emas kedua pada menit ke-63. Untungnya, penampilan cemerlang Miswar Saputra berhasil memblok tendangan dari pemain depan Persatu.

Persebaya sempat mengancam gawang Persatu melalui Rishadi Fauzi. Sayangnya tendangan volinya masih bisa di-block pemain lawan. Pertandingan sempat menjurus kasar, Nerius Alom pada debut starternya mendapatkan kartu kuning pada menit ke-74 setelah melanggar pemain Persatu.

BACA:  Jadi Penguasa Klasemen, Persatu Tak Ingin Malu

Sampai wasit meniup peluit panjangnya, kedua tim gagal mencetak gol. Skor 0-0 bertahan hingga babak kedua berakhir. Dengan hasil imbang ini, Persebaya gagal mengunci posisi juara grup. Meski begitu, Green Force makin kokoh di puncak klasemen dengan poin 26, selisih satu poin dari rival terdekatnya Martapura yang menempel di peringkat ke 2. (eka)

  • lanacell

    salam pesebaya… satu hati dari bonek tangerang…

    saya ingatkan pada Alfredo Vera sebagai pelatih persebaya…. club kesayangan kami jangan di buat bahan percobaan pemain-pemain yang tidak bermutu…bagaimana persebaya bisa bersaing di liga 1 kalo melawan persatu tuban aja tidak bisa mendapatkan poin 3 apalagi melawan pesib, arema, persija… dan yang lainya …. tolong fikirkan itu.
    jadikan persebaya menjadi suatu club yang bermarkas di surabaya yang di segani oleh club-club lain, selain “bonek”.
    matur suwun
    emosi jiwaku