Players to Watch: Rishadi Fauzi dan Wirahadi Kusuma

Rishadi Fauzi. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

EJ – Rishadi Fauzi (Persebaya) dan Wirahadi Kusuma (Persatu) menjadi Players to Watch pada pertandingan Persatu kontra Persebaya sore ini. Rishadi Fauzi menjadi sorotan karena belum mencetak gol dalam 5 laga terakhirnya. Ia pun berpeluang kembali menemukan ketajamannya pada laga ini. Sementara dari kubu tuan rumah, Wirahadi Kusuma menjadi pemain yang wajib diwaspadai berkat ketajamannya meski kerap bermain sebagai pemain pengganti.

Rishadi Fauzi

Pada awal musim lalu, nama Rishadi Fauzi langsung menjelma menjadi predator Bajul Ijo dengan torehan tiga gol dalam tiga pertandingan. Namun usai menjebol gawang Persatu di pekan ke-5, Rishadi seolah kehilangan tajinya. Penyerang jangkung itu belum mencetak gol lagi dalam lima laga terakhirnya bersama Persebaya. Ia pun sempat beberapa kali absen sehingga posisinya digantikan oleh Yogi Novrian.

Laga kontra Persatu sore ini menjadi kesempatan bagi Rishadi untuk kembali menemukan ketajamannya. Apalagi, ia juga mencetak gol ke gawang lawan yang sama pada pertemuan pertama lalu. Dengan kemungkinan Alfredo Vera akan melakukan rotasi pemain, Rishadi berpeluang memulai laga sejak menit pertama. Kemampuan Rishadi dalam membuka ruang dan berperan sebagai tembok di lini depan Persebaya akan sangat berguna untuk membongkar pertahanan Persatu yang terkenal rapat jika bermain kandang.

Keunggulan utama seorang Rishadi Fauzi adalah bola-bola atas. Ia pun ditunjang oleh body balance yang kokoh sehingga sangat kuat dalam memegang bola. Kelebihan inilah yang harus ia manfaatkan untuk menjebol gawang Persatu Tuban.

Wirahadi Kusuma

Wirahadi Kusuma seolah menjadi senjata rahasia bagi Persatu Tuban. Meski jarang dimainkan sebagai starter, namun Wira tetap tampil tajam dengan koleksi 7 gol hingga pekan ke-12. Wira kerap menjadi solusi jika lini serang Laskar Ronggolawe mengalami kebuntuan.

BACA:  Panpel Terapkan Standar Pengamanan Maksimal di GDS

Pada pertemuan pertama lalu, Wira membuktikan potensi bahayanya jika diberi ruang kosong di area pertahanan lawan. Masuk di pertengahan babak kedua, Wira beberapa kali mampu merepotkan lini belakang Persebaya. Senjata utama Wira adalah kecepatan dalam menerima umpan bola-bola daerah. Ia juga memiliki eksekusi bola mati yang cukup akurat. (rvn)