Jiwa Ksatria Bonek, Mau Meminta Maaf

Pertemuan antara Bonek tribun utara dan tribun kidul. Foto: Green Nord

Keributan Bonek sesaat setelah pertandingan Persebaya melawan Kalteng Putra sangat mengejutkan. Ya karena terjadi di kandang sendiri, Gelora Bung Tomo. Apalagi saat ini Bonek sedang dalam fase belajar menuju lebih baik.

Sebelum keributan itu muncul, paginya ada deklarasi damai dengan kelompok PSHT yang dilakukan di Polrestabes Surabaya. Semua kejadian after match sangat cepat. Pemicu yang pertama adalah adanya gerakan tubuh dari ofisial Kalteng Putra ke arah tribun VIP. Kedua permainan Persebaya yang monoton. Terakhir bentuk cinta Bonek yang waktu itu tidak terkontrol dan lepas kendali.

Namun, ada hikmah yang sangat besar di internal Bonek usai kejadian itu. Malam harinya, dua kelompok Bonek yang sempat berselisih paham di lapangan bertemu. Sangat elegan dan penuh dengan kebesaran hati. Ada yang mengakui kesalahan dan meminta maaf. Sementara kelompok satunya menerima permintaan maaf itu. Silaturahim tersebut akan jadi pijakan awal yang sangat kuat. Respek untuk semua!

Tribun Utara atau sering disebut Green Nord langsung mengeluarkan rilis berupa permintaan maaf melalui akun media sosial dan website resminya. Sebuah cara komunikasi yang cepat dalam menyelesaikan persoalan. Begitu juga kebesaran hati dari bonek Tribun Kidul yang mendatangi tempat silaturahmi di Warkop Pitulikur yang notabene basecamp dari Green Nord.

Semua berharap kejadian serupa tidak akan terulang lagi. Saling menjaga keadaan. Dan ini dijadikan proses pembelajaran.

Ini akan membawa dampak yang sangat positif bagi generasi yang akan datang. Bonek selalu tumbuh dan berkembang dari lintas generasi. Jiwa muda yang penuh gejolak semangat dan energi perlu pendampingan dari yang lebih senior untuk membimbing untuk lebih baik di masa depan.

BACA:  Tak Setuju Foto Bareng Aremania, Tetap Maafkan Jojo Zoro

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk kembali fokus mendukung Persebaya menembus Liga 1. Mendukung dengan cara-cara yang elegan dan positif dalam semua hal. Masukan dan kritikan untuk Persebaya sangat penting. Perjuangan menuju Liga 1 akan kembali dimulai di babak 8 besar.

Salam Satu Nyali

Facebook Comments