Bernyanyilah di Surga Mas Oka

Oka Gundul.

Mas Oka. Ya mas Oka saja begitu saya memanggilnya. Pria tinggi besar yang selalu gundul rambutnya. Alumni SMA komplek Wijayakusuma yang juga alumni ITS. Aktivitasnya sangat banyak. Berbagai organisasi yang diikutinya pun tak terhitung jumlahnya. Dan itu dalam berbagai bidang. Ludruk Tjap Tugu Pahlawan yang melegenda pun dia ada di dalamnya.

Mas Oka juga seorang Bonek sejati. Perhatiannya pada Bonek dan Persebaya sudah jangan ditanyakan lagi. Saya masih inget saat perjuangan mengembalikan Persebaya. Mulai rapat-rapat dengan AB1927 di mes Karanggayam. Juga di Warkop Pitulikur ataupun belakang THR mall. Mas Oka adalah salah satu dari sedikit Bonek yang sering menjadi pembawa acara dalam setiap kegiatan Bonek. Semacam MC begitulah.

Radio AB1927 juga tak lepas dari sentuhannya. Hampir di semua siaran radio tersebut, dia selalu menjadi penyiar. Berduet bersama Pieter Ambon memberikan kabar tentang perjuangan Bonek, kabar Persebaya, aktivitas bonek dan memutarkan lagu-lagu Persebaya. Selain itu mas Oka juga banyak sekali memberikan hasil karya di bidang musik. Lagu-lagu bertema Persebaya banyak sekali diciptakannya. Persebaya Emosi Jiwaku adalah salah satu yang fenomenal sampai saat ini.

Karya mas Oka akan selalu abadi dan dikenang. Dalam satu kesempatan mas Oka pernah mengatakan “Mas aku tak nggae karya lagu-lagu Persebaya ya… iku bidangku mas. Aku seneng musik. Masio suaraku elek”.

Mas Oka, mulai kemarin 4 Januari 2018, kamu sudah meninggalkan kami semua. Tapi saya yakin mas Oka sudah bahagia. Persebaya yang dicintainya sudah kembali lagi. Apresiasi pada semua karyamu sudah dilakukan bahkan oleh semua suporter Indonesia dan luar negeri.

BACA:  Bonek Antar Jenazah Oka Gundul ke Pemakaman

Mas Oka, tetaplah tersenyum dan bernyanyi di surga. Maafkan semua kesalahan kami. Kami semua akan menyusulmu. Selamat jalan mas Oka. Salam satu nyali…

Facebook Comments