Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Dampak Juara (11)

Aku lihat di koran ada foto arak-arakan Trofi Juara PSSI 1977 dengan kapten Rusdy Bahalwan di jeep terbuka, tentu dilanjut dengan konvoi model zaman old. Aku jelas tidak ikut, pertama aku tidak punya sepeda motor, jangankan motor, sepeda mini saja aku beli bekas. Kedua, aku tidak punya teman yang punya sepeda motor, kebetulan sekitarku anak-anak ekonomi lemah.

Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Juara, Rek (10)

Sudah jadi berita umum bahwa Grand Final Kompetisi PSSI 1977 akan disiarkan langsung oleh TVRI. Sejak pagi semua obrolan teman-teman dan khalayak ramai tidak lepas dari final itu. Termasuk Yusdi Ramli, teman sekelasku di SMP 8, yang juga putra pengurus Persebaya. Aboe Ramli mengatakan bahwa Persija bakal juara.

Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Kompetisi 8 Besar PSSI (9)

Meski kompetisi 1977 molor hingga awal tahun 1978, tapi judul kompetisinya tetap 1975-1977 dan Stadion Gelora 10 November kebagian sebagai penyelenggara grup A yang dihuni oleh PSMS Medan, Persipura Jayapura, Perseden Denpasar dan PSIT Cirebon.

Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Masa Jaya PSBI Blitar (8)

Setelah kecewa berat atas hasil Pra Piala Dunia, kami remaja gila bola berharap PSSI bisa sukses di Sea Games 1977 Kuala lumpur. Dan sepertinya, harapan itu bakal terwujud.

Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Cita-Cita Jadi Pemain PSSI (7)

Untuk bisa dipilih menjadi pemain PSSI, aku harus menjadi pemain Persebaya lebih dulu. Sebelum itu, aku juga harus melewati fase yunior di Persebaya, dan sebelum yunior aku harus ikut kompetisi remaja.

Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Tikus-Tikus Stadion (6)

Surya Cup 1977 telah berlalu tanpa kehadiran Ronny Pasla. Entah mengapa Persija tidak membawa kiper utama PSSI itu ke Surabaya. Meski kecewa, aku masih bisa menyaksikan dia dari layar TV jika PSSI ada pertandingan persahabatan.

Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Final Idaman (5)

Cerita di majalah dan koran tentang kemacetan lalu-lintas di sekitar Senayan dan membludaknya penonton saat final Pre Olympic 1976 rupanya terjadi juga di Surabaya sore itu. Final idaman antara Persebaya vs Persija menyedot perhatian masyarakat. Sejak pagi beredar isu bahwa tiket sudah ludes alias sold out.

Persebaya, Kenangan Masa Remaja: Turnamen Surya Cup 1977 (4)

Aku amat yakin bahwa aku bakal lulus tes masuk SMP Negeri 8, sebab saat SD aku selalu juara kelas, ranking 1 terus sejak kelas 1 sampai kelas-6 meski tidak ada hadiahnya. Justru ketika di SMP aku malah jeblok. Setiap hari pikiran tersita ke sepak bola. Akibatnya sering lalai mengerjakan PR, tugas, dan banyak melamun di dalam kelas, sehingga jangankan ranking 1, ranking 10 saja aku tidak mampu.

Persebaya, Kenangan Masa Kecil: Saksikan Kebanggaan Cetak Gol (3)

Jauuuh sebelum suka sepak bola, saat masih TK, beberapa kali aku diajak embah (kakek) nonton bola, meski mbah putriku tidak suka sepak bola.

Persebaya, Kenangan Masa Kecil: Menantang Klub Slask Polandia (2)

Setelah menonton Persebaya melawan Korea Selatan, aku ketagihan nonton bola. Aku menanti-nanti kapan lagi ada pertandingan Persebaya di Gelora 10 November, Tambaksari, sambil mengumpulkan uang beli karcis dari uang saku sekolah yang biasanya kuterima dari bapak sebesar Rp 10, paling banyak Rp 25.

PALING BARU

POPULER