Da Silva Berlari Hampiri Bonek

Kerusuhan dan Harga Mahal yang Harus Dibayar Bonek

Saya termenung melihat foto dari kontributor EJ, Rayhan. Foto itu menggambarkan Bonek menyanyikan Song For Pride dari balik pintu Stadion Batakan di hadapan pemain, pelatih, dan ofisial Persebaya. Ya, saat Persebaya menjamu PSM, Bonek hanya bisa memberikan dukungan dari luar stadion.

Sebuah Sinyal Positif dari Aji Santoso

Sesaat sebelum memimpin latihan perdananya bersama Persebaya, Aji Santoso meminta restu kepada para legenda yang tergabung dalam grup WA “Persebaya Legend”. Para legenda seperti Muharrom Rusdiana, Yongky Kastanja, Aly Mashuda mendoakan agar Aji sukses bersama Persebaya.

Warning Keras Sang Presiden Yang Keliru dan Muncul di Waktu Yang Salah

Pahamilah, semua pemain yang membela Persebaya saat ini hadir atas sepengetahuan manajemen. Menimpakan kesalahan atas keterpurukan Persebaya hanya kepada para pemain ibarat peribahasa “Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri”.

Ruben, Pikal, dan Daftar Panjang Alasan Kekalahan Persebaya

Kapten Ruben Sanadi sebenarnya masih dalam kondisi demam. Namun ia dipaksakan bermain meski belum sepenuhnya fit. Pelatih Wolfgang Pikal tak punya banyak pilihan. Stok pemain menipis dan tuntutan harus menang membuat pelatih asal Austria ini menurunkan Ruben menghadapi Persela. David da Silva yang sebelumnya diragukan tampil, namanya ada dalam Daftar Susunan Pemain.

Usai 90 Menit Berakhir di Stadion Kapten I Wayan Dipta

Tak ada yang mengira jika Persebaya harus mengalami kekalahan telak 1-4 dari Persib. Optimisme David da Silva jika Persebaya akan mampu meraih tiga poin harus buyar. Dua gol Febri Hariyadi, masing-masing satu gol Achmad Jufrianto dan Kevin de Kippersluis membuat Bajol Ijo takluk di tangan saudara tuanya itu.

Kalah atau Seri = Flare, Mau Sampai Kapan?

Ada pemandangan yang nampaknya sudah jadi kebiasaan di GBT. Setiap Persebaya bermain di kandang dan menuai hasil seri apalagi kalah, seringkali ada flare dan smoke bomb yang dinyalakan Bonek. Selain itu, beberapa kali terlihat ada pelemparan di tengah-tengah pertandingan saat ada keputusan wasit yang merugikan Persebaya.

Kekalahan Persebaya Harus Dipandang Secara Positif

Tak ada proses yang instan. Untuk mencapai prestasi dibutuhkan kerja keras. Kegagalan Persebaya meraih gelar juara Piala Presiden 2019 harus dimaknai secara positif. Bahwa ini semua merupakan sebuah proses yang harus kita jalani.

Pesan untuk Bonek yang Masih Belum Sepenuhnya Berubah

Sehari sebelum laga lawan Arema FC, Presiden Persebaya, Azrul Ananda, mengatakan jika seratus perbuatan baik masih sangat mudah dikalahkan oleh satu perbuatan yang tidak semestinya.

Tradisikan Laga Kandang Terakhir Persebaya di Liga 1 sebagai Pesta Perayaan

Persebaya akan menjamu PSIS Semarang dalam laga kandang terakhir di Gelora Bung Tomo. Laga yang menurut jadwal digelar Sabtu (8/12) ini adalah laga pekan ke-34 yang akan mengakhiri kiprah Persebaya musim ini. Beruntung, laga melawan Laskar Mahesa Jenar ini bukan laga hidup mati bagi kedua tim. Pasalnya, Persebaya dan PSIS telah aman dari zona degradasi.

Blunder Dimas, Media Sosial, dan Pencitraan

Usai Loris Karius membuat dua blunder saat final Liga Champions yang menyebabkan Liverpool kalah dari Real Madrid, Liverpudlian mengecam kiper kelahiran Jerman itu. Situasi yang sama dirasakan Bonek setelah melihat blunder-blunder yang dilakukan Dimas Galih di laga melawan Barito Putera.

TERBARU

TERPOPULER

BANTU EMOSIJIWAKU.COM DENGAN DONASI
x