Emosi Jiwaku https://emosijiwaku.com/ Portal informasi terpercaya dan terkini tentang Persebaya dan Bonek Thu, 27 Mar 2025 03:16:29 +0000 en-US hourly 1 Candra Wahyudi: Fokus Laga Tersisa, Evaluasi Tetap Berjalan Untuk Persiapan Musim Depan https://emosijiwaku.com/2025/03/27/candra-wahyudi-fokus-laga-tersisa-evaluasi-tetap-berjalan-untuk-persiapan-musim-depan/ Thu, 27 Mar 2025 03:16:29 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45270 Jeda kompetisi Liga 1 2024/2025 saat ada FIFA matchday telah berakhir. Persebaya juga terus melakukan latihan di bulan Ramadhan ini sebelum akan kembali para pemain diberi waktu libur hari raya.

The post Candra Wahyudi: Fokus Laga Tersisa, Evaluasi Tetap Berjalan Untuk Persiapan Musim Depan appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Jeda kompetisi Liga 1 2024/2025 saat ada FIFA matchday telah berakhir. Persebaya juga terus melakukan latihan di bulan Ramadhan ini sebelum akan kembali para pemain diberi waktu libur hari raya.

Kemarin hari Rabu (26/3) Direktur Operasional Persebaya Candara Wahyudi mengajak media yang meliput Persebaya untuk buka bersama di salah satu restoran di Surabaya. Setelah agenda buka puasa Candra Wahyudi memberikan beberapa perkembangan terbaru yang dilakukan oleh menejemen.

Isu tentang pelatih Persebaya musim depan menjadi pertanyaan pertama yang terlontar dari media mengingat dalam beberapa kali menejemen memberikan peringatan keras terhadap kinerja Paul Munster saat awal-awal putaran kedua.

“Ya seperti yang sudah pernah manajemen sampaikan bahwa fokus manajemen sekarang adalah mensupport tim ini untuk meraih hasil maksimal sampai akhir musim. Jadi terkait evaluasi-evaluasi apakah itu pemain, pelatih masih terus berjalan. Termasuk untuk posisi pelatih juga kita akan melihat sampai bagaimana pencampaian maksimalnya di akhir musim ini,”kata Candra.

Saat ini menurt Candra semua yang ada di menejemen dan tim sedang fokus menyelesaikan laga tersisa. Juga melakukan evaluasi secara berjalan untuk mempersiapkan skuad musim depan. Diantaranya melakukan pembicaraan dengan beberapa pemain untuk perpanjangan kontrak. Harapannya pondasi tim utama adalah pemain yang ada saat ini.

“Ya, kalau untuk tim memang kan kita terus sambil berjalan menyelesaikan tujuh pertandingan, kita juga sudah mengevaluasi beberapa pemain-pemain yang memang kita perhatikan untuk jangka panjang. Sudah ada pembicaraan-pembicaraan untuk pemain-pemain tertentu. Harapannya memang 70 sampai 80% pondasi tim ini akan terus menjadi tulang punggung Persebaya ke depan,”terang mantan manager Persebaya ini.

Tidak hanya pemain tetapi juga sisi pelatih mendapatkan evaluasi. Bagaimana kriteria untuk pelatih musim depan. Candra tidak menjawab secara spesifik tetapi mengacu pada capaian yang ada dan evaluasi yang dilakukan serta tidak akan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan terkait pelatih.

“Ya tentu pelatih yang bisa memberikan prestasi lebih baik buat Persebaya karena tahun lalu Persebaya berada di peringkat 12. Tentu tahun ini kita ingin peringkat itu jauh lebih baik. Meskipun masih ada tujuh pertandingan kan teman-teman juga bisa lihat semua bahwa semua kemungkinan bisa terjadi. Kita bisa naik atau bahkan bisa turun. Makanya kami tidak mau tergesa-gesa untuk menentukan posisi pelatih. Kita akan support semaksimal mungkin. Nanti di akhir musim kita akan putuskan status pelantihnya seperti apa,”pungkas Candra.

The post Candra Wahyudi: Fokus Laga Tersisa, Evaluasi Tetap Berjalan Untuk Persiapan Musim Depan appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Official Statement: Maksimalkan Peluang Musim Ini, Fokus Lebih Tangguh Musim Depan https://emosijiwaku.com/2025/03/14/official-statement-maksimalkan-peluang-musim-ini-fokus-lebih-tangguh-musim-depan/ Fri, 14 Mar 2025 13:33:42 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45266 Pemain-pemain seperti Bruno Moreira, Francisco Rivera, Dejan Tumbas, Malik Risaldi, Ernando Ari, Andhika Ramadhani, Toni Firmansyah, dan beberapa lain tetap akan bersama Persebaya musim depan.

The post Official Statement: Maksimalkan Peluang Musim Ini, Fokus Lebih Tangguh Musim Depan appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Persebaya telah menyelesaikan laga ke-27 Liga 1 2024/2025 dan saat ini berada di peringkat ketiga klasemen. Saat ini liga sedang libur dikarenakan ada FIFA Matchday. Official Persebaya mengeluarkan statemen resmi mengenai rencana klub musim depan dan fokus menyelesaikan sisa laga musim ini dengan maksimal.

Berikut Official Statemen dari Persebaya:

 

Setelah menjalani 27 pertandingan, manajemen Persebaya tetap akan mendorong dan memotivasi tim untuk memaksimalkan prestasi di akhir musim.

Di sisi lain, manajemen juga sudah mulai fokus menyiapkan komposisi tim yang lebih tangguh untuk musim depan. Menggunakan fondasi tim ini yang kami anggap punya potensi besar, mengingat 70 persen tim yang sekarang, akan tetap bersama Persebaya minimal hingga musim depan.

Pemain-pemain seperti Bruno Moreira, Francisco Rivera, Dejan Tumbas, Malik Risaldi, Ernando Ari, Andhika Ramadhani, Toni Firmansyah, dan beberapa lain tetap akan bersama Persebaya musim depan.

Tinggal bagaimana memperkuat tim ini dengan mengevaluasi beberapa pemain juga staf kepelatihan.

CEO Persebaya Azrul Ananda

The post Official Statement: Maksimalkan Peluang Musim Ini, Fokus Lebih Tangguh Musim Depan appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Catatan Ganesha Putera: Dari Piramida ke Gedung Pencakar Langit https://emosijiwaku.com/2025/03/14/catatan-ganesha-putera-dari-piramida-ke-gedung-pencakar-langit/ Fri, 14 Mar 2025 13:19:58 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45263 Inspirasi dari kunjungan awal ke sepakbola akar rumput Spanyol adalah bagaimana mereka menjadikan partisipasi sebagai “nyawa” pembinaan sepakbola.

The post Catatan Ganesha Putera: Dari Piramida ke Gedung Pencakar Langit appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
(Catatan Kunjungan Persebaya Future Lab ke Eropa – Bagian 2)

Inspirasi dari kunjungan awal ke sepakbola akar rumput Spanyol adalah bagaimana mereka menjadikan partisipasi sebagai “nyawa” pembinaan sepakbola. Hal ini menjadi makin konkret, ketika kami mengunjungi klub kasta bawah di seputaran Catalunya.

Nyawa Partisipasi

CE Europa adalah klub Catalan yang berbasis di distrik Vila de Gracia. Distrik di Kota Barcelona mungkin selevel dengan kecamatan di Indonesia. Klub legendaris yang berdiri tahun 1907 ini termasuk salah satu dari 10 pendiri La Liga, bersama FC Barcelona dan RCD Espanyol.

Europa bermain di kasta tertinggi selama tiga musim La Liga perdana. Masa kejayaan berikutnya adalah di era 1960-an saat mereka bermain lima musim berturut-turut di La Liga kasta ke-2. Saat ini, Tim A mereka berpetualang di Segunda Federacion (kasta ke-4). Sedangkan Tim B-nya bertarung di Tercera Federaction (kasta ke-5).

Kemegahan sejarah klub langsung terpancar saat langkah kami memasuki Nou Sardenya, markas Europa. Stadion semenjanana berkapasitas 4000 orang ini membisikkan geliat partisipasi bersepakbola anak-anak Vila de Gracia. Dari pukul 4 sore hingga 9 malam, ratusan anak berjibaku dengan gembira ria merayakan keindahan permainan sepakbola.

Klub biru putih ini memiliki dua program pembinaan (Futbol Base). Pertama, program rekreasi yang sajikan latihan seminggu 2 kali plus satu game internal. Kedua, program formatif yang sajikan latihan 3-4 kali plus satu game kompetisi resmi. Total dari 2 program tersebut terdapat lebih dari 1500 pemain. Pemain itu terbagi ke 43 tim yang berlatih di Nou Sardenya dan Camp L’Aliga

Ramon, Direktur Pembinaan Sepakbola Europa menjelaskan bahwa geliat partisipasi adalah nyawa. Iuran anggota membiayai operasional hingga Tim Utama. Di samping itu, mereka juga andalkan pemasukan sponsor lokal, kantin dan toko merchandise. Urusan toko ini bikin takjub. Anda bisa kunjungi toko online mereka di https://botiga.ceeuropa.cat./ Tak sebagus Persebaya Store, tapi untuk klub kasta ke-4 tentu luar biasa.

Situs Toko Online EUROPA

 

Laboratorium Pelatih

Klub berikutnya yang kami kunjungi adalah Can Vidalet, klub liliput yang terletak di Esplugas de Llogregat, selatan kota Barcelona. Klub afiliasi dari Ekkono (mitra Persebaya Future Lab) ini bermain di Liga Ellite Regional alias kasta ke-6. Sedangkan tim B mereka bermain di Liga Tercera Regional alias kasta ke-8. Mereka bermarkas di Camp Mundial D’Esports El Moli.

Meski tak sebesar Europa, angka partisipasi Can Vidalet cukup mencengangkan. Total lebih dari 700 pemain yang terbagi ke 27 tim. Tiap sore hingga malam, stadion mungil Can Vidalet disesaki ratusan pemain. Tiap sesi, ada 8-12 grup latihan kecil dengan menu beragam. Pemain mengikuti latihan intensif penuh kontak dengan keceriaan.

Can Vidalet ini ibarat “sekolah pelatih”. Kasta klub gurem tak menyurutkan mereka mencetak pelatih hebat di top level. Fran Rubio salah satunya. Pria setengah baya yang kini menjadi Direktur Metodologi dan Pelatih Tim Utama Can Vidalet pernah lama bekerja di Paris St. Germain. Ia selalu kembali ke Can Vidalet di saat vakum. “Can Vidalet adalah laboratorium pelatih” ujarnya.

Tak cuma Fran yang menjadikan Can Vidalet sebagai “rumah” mereka. Tercatat nama tenar seperti Oscar Garcia  yang kini melatih HJK Helsinki, Pol Delonder di Timnas Serbia U19 atau Cesar del Pozo yang bekerja di RCD Espanyol. Mereka memulai karir melatih dengan belajar di Can Vidalet dan kembali untuk terus mengasahnya di jeda kompetisi.

Tak heran metodologi kepelatihan menjadi keunggulan Can Vidalet. Sulit membayangkan klub kasta ke-6 memiliki Metodologi Kepelatihan sangat komprehensif. Ada empat pilar yang dikedepankan. Yakni: permainan, persepsi, pertanyaan dan konsep. Singkatnya pemain mulai belajar dari permainan, lalu dirangsang untuk selalu melihat (persepsi). Dari apa yang dilihat, diajukanlah berbagai pertanyaan kunci. Agar pemain menemukan konsep secara mandiri.

 

4 Pilar Metodologi Can Vidalet

Persebaya Future Lab juga mengunjungi berbagai klub gurem lainnya. Ada Cornella yang bermain di kasta ke-4, lalu L’Hospitalet yang bermain di kasta ke-5. Kedua klub gurem ini sangat konsisten memproduksi pemain muda. Cornella misal adalah klub asal Jordi Alba dan David Raya. Sedangkan, L’Hospitalet terakhir berhasil menelurkan Arnau Martinez, bek kanan Girona FC.

Semua klub yang kami kunjungi memiliki karakteristik keunggulan tersendiri, tetapi ujungnya terdapat berbagai kesamaan. Pertama, semua menjadikan partisipasi sebagai fondasi. Tak satupun klub tersebut memiliki sedikit pemain. Kedua, tak satupun juga yang melakukan deseleksi dini. Alias mencoret pemain yang dianggap tidak berkualitas. Pemain tetap dibina dan dipertahankan dalam struktur pembinaan mereka.

 

Gedung Pencakar Langit

Perilaku klub di Spanyol mengingatkan saya  pada paparan Jorg van der Breggen, anggota UEFA Grassroot Panel. Jorg mempertanyakan konsep piramida pembinaan olahraga. Sebuah konsep populer di dunia olahraga. Dimana untuk dapatkan atlet elite, dibutuhkan partisipasi masif di usia dini. Ssaat usia beranjak terjadilah deseleksi, sehingga makin sedikit yang bertahan. Mereka yang bertahan hingga usia senior itulah atlet elit.

Jorg mempermasalahkan deseleksi dini pada konsep piramida pembinaan. Hal yang berakibat banyaknya anak berhenti dan keluar dari ekosistem pembinaan. Problemnya, proses deseleksi sering bias usia relatif. Dimana pemain yang lahir di semester kedua (Juli-Desember) akan cenderung tidak terpilih. Bukan karena lebih jelek, tetapi kelihatan lebih jelek akibat mereka lebih muda 5-11 bulan.

Model Gedung Pencakar Langit

Di paparannya berjudul “Building an Evidence Youth Development Programme”, Jorg menawarkan model pembinaan Gedung Pencakar Langit sebagai alternatif. Ibaratnya dalam sebuah gedung pencakar langit terdapat lantai yang melambangkan usia. Di tiap lantai (usia), terdapat banyak kamar yang melambangkan level.

Jika di model piramida, banyak partisipan harus berhenti. Di konsep gedung pencakar langit, atlet terus berpartisipasi sesuai levelnya meski usia terus bertambah. Inilah inspirasi terbesar dari model pembinaan klub Spanyol. Menjadikan partisipasi sebagai fondasi, lalu terus memeliharanya agar “tetap berada di di dalam gedung”. Sebanyak-banyaknya, selama-lamanya untuk sebaik-baiknya!


-bersambung-


Ganesha Putera
Kepala Persebaya Future Lab

The post Catatan Ganesha Putera: Dari Piramida ke Gedung Pencakar Langit appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Opan: Kesalahan Ada di Saya https://emosijiwaku.com/2025/03/13/opan-kesalahan-ada-di-saya/ Thu, 13 Mar 2025 04:17:52 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45259 Hasil imbang Persebaya saat menghadapi PSIS Semarang pada laga di Gelora Bung Tomo, Rabu (12/3) malam menjadi mimpi buruk bagi Oktafianus Fernando gelandang Persebaya.

The post Opan: Kesalahan Ada di Saya appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Hasil imbang Persebaya saat menghadapi PSIS Semarang pada laga di Gelora Bung Tomo, Rabu (12/3) malam menjadi mimpi buruk bagi Oktafianus Fernando gelandang Persebaya.

Satu peluang emas menit akhir babak kedua saat sudah berhadapan dengan penjaga gawang PSIS bersama tiga pemain Persebaya lainnya, Oktafianus Fernando mengambil keputusan mengeksekusi sendiri tetapi gagal menghasilkan gol.

Persebaya yang jika peluang itu menjadi gol bisa jadi kill the game justru kebobolan setelah momentum tersebut.

Seusai laga Oktafianus Fernando hadir pada sesi konperensi pers mendampingi Paul Munster. Opan mengaku bertanggungjawab penuh terkait apa yang terjadi pada laga tersebut yang membuat Persebaya gagal menang.

“Mungkin saya harus berbicara sedikit dan harus ambil tanggung jawab ini dan tidak ada masalah dalam permainan Persebaya. Jadi, kesalahan tidak bisa dibebankan penuh, tidak lain ada di saya. Jadi, untuk pecinta persebaya, saya siap mengambil itu dan siap disalahkan untuk pertandingan ini. Sebenarnya saya jujur saja tidam bisa berkata apa-apa dan memang kesalahaan ada di saya. Jadi, tidak ada maslaah untuk tim, tim bermain bagus,”pungkas kakak kandung Marselino Fernand dengan wajah lesu.

The post Opan: Kesalahan Ada di Saya appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Persebaya Hanya Mampu Imbang Lawan PSIS Semarang https://emosijiwaku.com/2025/03/13/persebaya-hanya-mampu-imbang-lawan-psis-semarang/ Thu, 13 Mar 2025 03:49:07 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45256 EJ – Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya musnah. Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin pada pekan ke-27 BRI Liga 1 2024/25. Persebaya ditahan imbang PSIS Semarang 1-1 pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (12/3) malam. Persebaya yang mengejar posisi runner-up klasemen sementara jika memenangkan laga langsung menekan pertahanan PSIS sejak awal.Beberapa […]

The post Persebaya Hanya Mampu Imbang Lawan PSIS Semarang appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya musnah. Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin pada pekan ke-27 BRI Liga 1 2024/25.

Persebaya ditahan imbang PSIS Semarang 1-1 pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (12/3) malam. Persebaya yang mengejar posisi runner-up klasemen sementara jika memenangkan laga langsung menekan pertahanan PSIS sejak awal.Beberapa peluang gagal dimanfaatkan para pemain Persebaya.

Gol akhirnya tercipta di menit ke-45. Gelandang Francisco Rivera sukses memanfaatkan umpan silang mendatar Flavio Silva, Babak pertama persebaya unggul 1-0 dari PSIS.

Pada akhir babak kedua menit 90 Persebaya mempunyai peluang emas saat serangan balik 4 pemain Persebaya berhadapan dengan satu penjaga gawang PSIS. Sayang Oktafianus Fernando yang menjadi eksekutor bola gagal menyarangkan bola ke gawang.

PSIS justru bisa menyamakan skor di menit akhir pada menit 90+3 melalui Septian David Maulana membobol gawang tuan rumah usai Ernando Ari. Serangan balik cepat menghasilkan tendangan sudut yang diambil cepat, pertahanan Persebaya panik dan terjadi gol. Skor Akhir 1-1 dan Persebaya kehilangan dua poin penting gagal mengkudeta Dewa United dari peringkat kedua.

Dengan koleksi 48 poin, Persebaya harus puas tak beranjak di posisi ketiga klasemen BRI Liga 1 2024/25. Mereka gagal mengkudeta Dewa United dari peringkat dua yang meraup 49 poin. Di atas mereka ada Persib yang nyaman menjadi pemuncak dengan 57 poin.

Pelatih Persebaya Paul Munster tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa saat konperensi pers seusai laga.

“Kami sudah unggul di babak pertama. Berikutnya, saya ingin kami mencetak gol lagi di babak kedua. Di Indonesia, (unggul) saja tidak cukup. Kami punya peluang emas mencetak gol. Sayangnya itu tidak terjadi. Seperti yang Anda lihat, kami kebobolan di menit akhir. Saya tentu kecewa dengan gol lawan dan hasil pertandingan. Tapi, inilah sepak bola. Kami harus tetap menatap ke depan,”pungkas Munster.

 

The post Persebaya Hanya Mampu Imbang Lawan PSIS Semarang appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Persebaya di Bulan Ramadhan, Tujuan Kami Adalah Menang https://emosijiwaku.com/2025/03/11/persebaya-di-bulan-ramadhan-tujuan-kami-adalah-menang/ Tue, 11 Mar 2025 13:56:21 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45252 Persebaya akan menjalani pekan ke 27 Liga 1 2024/2025 dengan menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya hari Rabu (12/3) malam.

The post Persebaya di Bulan Ramadhan, Tujuan Kami Adalah Menang appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Persebaya akan menjalani pekan ke 27 Liga 1 2024/2025 dengan menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya hari Rabu (12/3) malam.

Bruno Moreira berpeluang menyodok ke peringkat kedua klasemen jika berhasil memenangkan laga menghadapi tim berjuluk Mahesa Jenar besok malam. Hal tersebut dimungkinkan setelah peringkat dua sementara Dewa United kemarin menyerah 0-1 atas Borneo FC.

Paul Munster pelatih Persebaya mengatakan bahwa anak asuhnya sudah siap seratus persen untuk laga besok. Hal ini diungkapkan saat konperensi pers hari ini Selasa (11/3) di kantor Persebaya.

“Persiapannya bagus setelah pertandingan terakhir, kami kembali dengan cepat untuk pemulihan. Kemarin kami melakukan sedikit intensitas dan kemudian hari ini latihan resmi. Jadi lebih santai dan kemudian siap untuk pertandingan dengan kondisi 100%,” ungkap Munster.

Terkait kondisi Kadek Raditya dan Malik Risaldi yang dalam latihan terakhir mulai ikut bergabung, Munster akan melihatnya sampai latihan sore tadi.

“Selangkah demi selangkah Kadek dan Malik telah melakukan beberapa pelatihan. Kita akan lihat hari ini latihan resmi. Kita lihat saja, tapi ya kita lihat saja hari ini,” terang Munster.

Dua laga bulan Ramadhan ini Persebaya selalu meraih hasil positif. Pertama mengalahkan Persib Bandung dan kedua mengalahkan PSM Makasar. Munster yang sudah berepngalaman di Liga Indonesia mengatakan sudah membuat perencanaan latihan saat bulan Ramadhan ini.

“Persiapan Ramadan sudah sangat baik. Saya punya pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya di Indonesia. Jadi saya tahu kapan Ramadan bagi para pemain, kapan harus makan, dan jenis latihan apa yang harus dilakukan. Jadi kami sudah merencanakan semuanya untuk ini. Jadi tidak ada masalah dengan Ramadan dan Anda juga bisa melihat performa dalam pertandingan, tetapi juga dalam latihan. Semuanya sudah sangat baik. Jadi, di Ramadan, tujuan kami adalah menang,” lanjut Munster.

Sementara Arief Catur yang kembali diajak Munster untuk menemani saat konperensi pers juga sangat optimis untuk bisa meraih tiga poin atas PSIS Semarang.

“Untuk persiapan lawan PSIS, teman-teman dalam kondisi bagus dan siap meraih kemenangan untuk laga besok,”kata Catur mengawali konperensi pers.

Saat ditanya apa yang akan dilakukan jika langsung berhadapan dengan Gali Freitas salah satu pemain asing PSIS asal Timor Leste, Catur mengatakan tidak akan mau kalah untuk dilewati lawan.

“Soal Gali Freitas, saya sendiri tidak ingin mudah dilewati lawan itu aja, mas, yang penting, bisa memberikan yang terbaik agar bisa memberikan tiga poin untuk Persebaya,”pungkas pemain yang berposisi sebagai bek kanan Persebaya ini.

 

The post Persebaya di Bulan Ramadhan, Tujuan Kami Adalah Menang appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Official Partner Baru Persebaya, Kencana Ingin Inspirasi Anak Muda https://emosijiwaku.com/2025/03/10/official-partner-baru-persebaya-kencana-ingin-inspirasi-anak-muda/ Mon, 10 Mar 2025 13:14:19 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45241 EJ – Persebaya secara resmi mengumumkan kerjasama dengan PT Kencana Maju Bersama untuk musim 2025/ 2026 sebagai official partner. Brand yang berasal dari Jawa Timur ini bergerak sebagai perusahaan distribusi produk-produk bahan bangunan terutama produk baja ringan. PT. Kencana Maju Bersama mendistribusikan produk dengan merk Kencana yang diproduksi oleh PT. Kepuh Kencana Arum ke seluruh […]

The post Official Partner Baru Persebaya, Kencana Ingin Inspirasi Anak Muda appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Persebaya secara resmi mengumumkan kerjasama dengan PT Kencana Maju Bersama untuk musim 2025/ 2026 sebagai official partner. Brand yang berasal dari Jawa Timur ini bergerak sebagai perusahaan distribusi produk-produk bahan bangunan terutama produk baja ringan.

PT. Kencana Maju Bersama mendistribusikan produk dengan merk Kencana yang diproduksi oleh PT. Kepuh Kencana Arum ke seluruh Indonesia melalui 45 kantor cabangnya. Pendatanganan kontrak kerja sama Kencana dengan Persebaya dilakukan pada 10 Maret 2024 di Gedung Kencana, Jalan Bubutan No. 127-135, Surabaya.

”Tahun ini kami memang baru terjun ke klub sepak bola dan Persebaya menjadi sponsor pertama. Hadirnya kami sebagai keluarga baru Persebaya tentu ingin ikut memajukan sepak bola lewat tim kebanggan Arek-arek Suroboyo ini,” kata Direktur Kencana Susanto.

Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran manajemen Kencana, Owner Kencana Henry Setiawan dan Lely Damayanti. Dari Persebaya turut hadir CEO Persebaya Azrul Ananda, Komisaris Persebaya Masany Gultom, dan Direktur Operasional Candra Wahyudi.

”Kami bangga dapat bekerja sama denga Persebaya, salah satu klub dengan sejarah dan prestasi yang panjang, serta memiliki suporter yang setia yakni Bonek. Kami ingin ikut menginspirasi anak muda agar terus berkembang dalam bidang sepak bola,” sambung Susanto

Nantinya, Kencana ikut serta dalam sejumlah kegiatan kemasyarakatan yang diselenggarakan Persebaya. Salah satunya Green Force Run yang akan dilaksanakan pada 6 Juli mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendekatkan Kencana dengan para penggemar Persebaya, juga masyarakat Surabaya seluruhnya yang berpartisipasi dalam event lari di tengah Kota Surabaya tersebut.

Perwakilan pemain yang turut hadir dalam acara tersebut Ernando Ari, Malik Risaldi, dan Bruno Moreira mengucapkan terima kasih kepada Kencana. ”Bersama Kencana, kami ingin terus memberikan inspirasi bagi anak-anak muda khususnya pemain muda di Kota Surabaya. Semoga jalinnya kebersamaan ini berlanjut sampai 100 tahun Persebaya,” jelas Ernando yang kembali dipanggil timnas Indonesia untuk kualifikasi Piala Dunia.

The post Official Partner Baru Persebaya, Kencana Ingin Inspirasi Anak Muda appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Catatan Ganesha Putera: Ketika Partisipasi Membiayai Prestasi! https://emosijiwaku.com/2025/03/10/catatan-ganesha-putera-ketika-partisipasi-membiayai-prestasi/ Mon, 10 Mar 2025 11:50:18 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45243 Tulisan besar di tembok kantor Persebaya inilah yang memantapkan hati saya untuk berkolaborasi dengan klub ini. Buat saya, tulisan tersebut adalah “visi” tentang membangun sepakbola dengan fondasi kuat dan tepat. Fondasi yang memastikan sekali klub mencapai prestasi tertentu, keberlanjutannya akan tetap terjaga.

The post Catatan Ganesha Putera: Ketika Partisipasi Membiayai Prestasi! appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Catatan Kunjungan Persebaya Future Lab ke Eropa – Bagian 1

“Partisipasi adalah income, prestasi adalah cost. Jika partisipasi terus dikembangkan, maka partisipasi akan membiayai prestasi” – Azrul Ananda

Tulisan besar di tembok kantor Persebaya inilah yang memantapkan hati saya untuk berkolaborasi dengan klub ini. Buat saya, tulisan tersebut adalah “visi” tentang membangun sepakbola dengan fondasi kuat dan tepat. Fondasi yang memastikan sekali klub mencapai prestasi tertentu, keberlanjutannya akan tetap terjaga.

Pengalaman bekerja di sepakbola Indonesia, banyak organisasi mengejar prestasi jangka pendek dengan cara sekedar “membeli pemain”. Tak heran di sepakbola kita, jamak terjadi klub menjadi juara di satu musim, lalu terdegradasi langsung atau di beberapa musim berikutnya.

Hal lain adalah penyakit “elitisme”. Jika bicara pembinaan, semua hanya berpikir performa dan prestasi tinggi. Sampai hari ini, belum pernah kita mendengar Federasi bicara soal strategi peningkatan partisipasi. Padahal, tanpa partisipasi, prestasi level elite adalah kemustahilan.

Persebaya berada di jalur yang benar. Kami ingin mencapai prestasi dengan basis partisipasi sebagai fondasi. Sebuah impian yang masih harus terus diperjuangkan!

 

Pembinaan di Spanyol

Di masa jeda kompetisi usia muda saat ini, Persebaya Future Lab (PFL) memanfaatkannya untuk melakukan “upgrading” dengan mengunjungi sumber-sumber pengetahuan sepakbola level atas. Tujuan awal adalah Spanyol, negara Juara Piala Eropa 2024.

Perlu ditegaskan pengertian sumber pengetahuan sepakbola level atas bukan berarti melulu datang dari sepakbola kasta tertinggi. Justru di pekan awal, PFL berkunjung ke klub sepakbola kasta bawah. Fokusnya ialah melihat bagaimana praktek level tinggi di sepakbola kasta bawah!

Cerita tentang kunjungan klub kasta bawah Spanyol akan dibeberkan pada tulisan selanjutnya. Sebelum masuk ke sana, penting untuk kita mempelajari struktur pembinaan sepakbola di Spanyol. Sebagai gambaran Spanyol adalah negara dengan 48 juta orang. Sebanyak 1,1 juta orang (2,1% dari jumlah penduduk) merupakan pesepakbola terdaftar.

Pengertian pesepakbola terdaftar adalah pemain yang berlatih (minimal 2 latihan per pekan) dan bermain di kompetisi Liga tiap akhir pekan. Sebagai gambaran, data FIFA mencatat hanya 67.000 pesepakbola terdaftar (0,02% dari jumlah penduduk) di Indonesia. Tentu kuantitas saja sudah bicara tentang perbandingan level sepakbola kedua negara.

Di senior, ada 10 kasta Liga. La Liga mengelola dua kasta teratas liga profesional. Selanjutnya di kasta ke-3 ada Primera Federacion, ke-4 ada Segunda Federacion, ke-5 ada Tercera Federacion. Tiga kasta ini adalah liga Semi Pro yang dikelola oleh RFEF (PSSI-nya Spanyol). Terakhir kasta ke-6 sampai 10 adalah liga amatir yang dikelola oleh Federasi Regional (Asprov).

Untuk junior, dibagi menjadi beberapa kelompok usia. U19 bernama Juvenil (2006-2007-2008). Lalu U16 adalah Cadete (2009-2010). U14 dinamai Infantil, yang terbagi ke dua sub kategori, yaitu Infantil Sub 14 (2011) dan Infantil Sub 13 (2012). U12 dinamai Allevin, yang terbagi ke dua sub kategori, yaitu Allevin Sub 12 (2013) dan Allevin Sub 11 (2014).

Kemudian ada Benjamin untuk U10,yang terbagi ke dua sub kategori, yaitu Benjamin Sub 10 (2015) dan Benjamin Sub 9 (2016). Terakhir, Pre Benjamin untuk U8, yang terbagi ke dua sub kategori, yaitu Pre Benjamin Sub 8 (2017) dan Pre Benjamin Sub 7 (2018).

Di tiap kelompok usia, juga terdapat kasta. Misal di Juvenil (U19), kasta tertinggi adalah Division de Honor. Kasta ini dikelola oleh RFEF, dengan membagi Spanyol ke 6 wilayah. Tiap wilayah merupakan lintas 2-3 Asprov berisi 16 tim. Lalu ada Juvenil Divison Nasional (kasta 2), Juvenil Division Preferente (kasta 3), Juvenil Division Primera (kasta 4) dan Juvenil Segunda (kasta 5). Hal serupa juga di kelompok usia lainnya.

 

Banyak Tim, Banyak Pemain

Menariknya, kompetisi di Spanyol memperbolehkan klub untuk mendaftarkan sebanyak mungkin tim di seluruh kasta kompetisi. Setiap klub bisa saja memiliki banyak tim semua kasta. Tentu penentuan di kasta mana tim berada, tergantung dari prestasi, lewat mekanisme promosi dan degradasi.

Real Madrid misalnya memiliki tim A yang bermain di La Liga. Lalu, tim B yang bermain di Primera Federacion (kasta 3). Juga, tim C yang bermain di Segunda Federacion (kasta 4). Lalu misal CE Europa, klub semenjana yang saya kunjungi memiliki Tim A di Segunda Federacion dan Tim B di Tercera Federacion (kasta 5).

Hal ini berlaku juga di sepakbola usia muda. Akademi FC Barcelona misal memiliki 19 tim yang bermain di Juvenil (U19) hingga Benjamin (U10). Jumlah ini sedikit, karena di akademi klub papan atas, hanya pemain terpilih yang dapat berlatih di sana. Dimana pemain akan mendapatkan beasiswa untuk berlatih dan bermain dengan gratis.

Di akademi klub papan bawah, jumlah tim dan pemainnya jauh lebih banyak. Biasanya karena program sepakbola mereka berbayar. Siapapun pemain, apapun levelnya, berhak untuk berkompetisi. Misal klub memiliki 60 pemain U14, maka klub akan membagi ke 4 tim @15 pemain. Ada tim yang main di Division Nacional, Division Primera, dan seterusnya. Semua mengikuti level pemain dan peringkat tim di musim sebelumnya.

 

Partisipasi adalah Income

Dari penjelasan di atas, sekarang kita bisa memahami bahwa jumlah pemain yang berpartisipasi sangatlah banyak. Dengan mengakomodir semua pemain segala usia dan segala level, jumlah tim dan pertandingan menjadi banyak. Semua bermain, semua belajar, tanpa kecuali!

Nah ini yang menarik, semua akan jadi income. Di CE Europa misal, mereka memiliki lebih dari 800 pemain. Setiap pemain wajib membayar Iuran Keanggotaan seharga 1000 Euro per tahun. Jika kita kalikan, maka klub akan mendapat income 800.000 Euro. Alias 13,6 milyar Rupiah. Uang inilah yang dipakai CE Europa untuk membiayai Tim Utama dan operasional klub lainnya. Partisipasi membiayai Prestasi!

Rumus partisipasi adalah income juga berlaku untuk Asprov. Di Asprov Catalunya misal, pada level Juvenil (U19), terdapat 16 tim Division de Honor. Lalu, 16 tim Division Nacional, 4 grup @16 tim Division Preferente, 14 grup @14-16 tim Division Primera, 52 grup@14-16 tim. Total terdapat lebih dari 1000 tim yang mengikuti kompetisi Juvenil (U19) di Asprov Catalunya.

Setiap musim, untuk bisa mengikuti kompetisi, pemain perlu mendaftar untuk mendapat lisensi bermain. Biayanya adalah 110 Euro per pemain per tahun, termasuk biaya Asuransi. Jika katakanlah ada 1000 tim dengan 15 orang pemain, maka total ada 15.000 pemain. Jika kita kalikan, maka Asprov akan mendapat 1,65 juta Euro alias 28 milyar Rupiah. Ini baru dari kompetisi U19 saja ya!

Jika partisipasi terus dikembangkan, maka partisipasi akan membiayai prestasi!

-bersambung-

Ganesha Putera
Kepala Persebaya Future Lab

 

 

The post Catatan Ganesha Putera: Ketika Partisipasi Membiayai Prestasi! appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Paul Munster Minta Maaf dan Puji Panpel PSM Makasar https://emosijiwaku.com/2025/03/08/paul-munster-minta-maaf-dan-puji-panpel-psm-makasar/ Sat, 08 Mar 2025 01:43:30 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45238 Paul Munster meminta maaf dan memberikan apresiasi kepada panpel PSM Makasar atas kelancaran penyelenggaraan laga antara PSM Makasar menjamu Persebaya di Stadion Gelora BJ Habibie Jumat (7/3) tadi malam.

The post Paul Munster Minta Maaf dan Puji Panpel PSM Makasar appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Paul Munster meminta maaf dan memberikan apresiasi kepada panpel PSM Makasar atas kelancaran penyelenggaraan laga antara PSM Makasar menjamu Persebaya di Stadion Gelora BJ Habibie Jumat (7/3) tadi malam.

Sehari sebelumnya Paul Munster secara terbuka dalam koperensi pers jelang laga mengatakan bahwa infrastruktur stadion tidak layak, bau dan tidak sesuai standar yang ada. Tetapi pada hari pelaksanaan semua bisa diselesaikan oleh panitia pelaksana PSM Makasar.

“Saya juga minta maaf karena kemarin saya berbicara tentang AC, fasilitas dll. Tetapi saya harus memberikan pujian karena malam ini luar biasa. Jadi pujian yang setinggi-tingginya untuk PSM dan panpel. Jadi, saya tidak bermaksud menyakiti orang-orang. Itu baru masalah kemarin. Tetapi stadion ini bagus. Anda dapat melihat potensi besar di sini dengan struktur yang berbeda,”kata Munster usai laga.

Menurut Munster suasana atmosfir laga di Stadion GBH ini sangat bagus dan dia merasa senang juga hasil pertandingan berpihak pada Persebaya.

“Jadi, menyenangkan juga Persebaya menjadi tim pertama yang bermain di sini di fasilitas baru ini. Jadi kami mengucapkan terima kasih.Saya harus memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PSM Makassar karena dalam satu hari semuanya seperti ini dan merupakan hal yang besar bahwa kita harus menyaksikan pertandingan ini. Suasana pertandingan di sini sangat bagus. Senang sekali menjadi tim pertama yang bermain di stadion baru di sini. Saya sangat senang,”pungkas Munster.

The post Paul Munster Minta Maaf dan Puji Panpel PSM Makasar appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
Persebaya Menang di Parepare https://emosijiwaku.com/2025/03/08/persebaya-menang-di-parepare/ Sat, 08 Mar 2025 01:21:47 +0000 https://emosijiwaku.com/?p=45233 Persebaya berhasil mencatatkan kemenangan gemilang pada pekan ke-26 Liga 1 2024/2025 atas tuan rumah PSM Makasar di Stadion Gelora BJ Habibie, Jumat (7/3) malam.

The post Persebaya Menang di Parepare appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>
EJ – Persebaya berhasil mencatatkan kemenangan gemilang pada pekan ke-26 Liga 1 2024/2025 atas tuan rumah PSM Makasar di Stadion Gelora BJ Habibie, Jumat (7/3) malam.

Gol tunggal Francisco Rivera hasil umpan matang kapten tim Bruno Moreira membuat tuan rumah PSM Makasar harus menyerah 0-1 dari Persebaya. Kemenangan ini mengulang sejarah 32 tahun lalu saat itu Persebaya menang dua gol tanpa balas di Stadion Mattoangin Makasar tepatnya pada 13 Nopember 1993. Uniknya dua kemenangan Persebaya di atas PSM Makasar ini sama-sama menggunakan jersey warna kuning.

Pada babak pertama kedua tim bermain terbuka dan saling serang di bawah guyuran hujan yang turun sejak sebelum laga dimulai. Permukaan lapangan yang sangat bagus stadion Gelora BJ Habibie membuat laga cukup enak dinikmati, Banyak peluang dari Persebaya pada babak pertama baik dari Risky Dwi maupun Bruno Moreira. Tidak ada gol pada babak pertama.

Memasuki babak kedua permainan semakin meningkat intensitas lini serang PSM Makasar yang mengejar kemenangan kandang. Tetapi Persebaya memiliki pertahanan yang sangat solid. Justru satu serangan Persebaya melalui aksi Bruno yang dikawal beberapa pemain lawan berhasil memberikan umpan matang ke Rivera yang ada di sisi kanan ujung kotak penalti PSM sekali kontrol bola Rivera menendang bola keras ke kanan bawah penjaga gawang Reza Pratama.

Gol Rivera sempat dilakukan pengecekan VAR (Video Assitand Referee) setelah asisten wasit 2 mengangkat bendera tanda ada offside dari pemain Persebaya. Dalam penayangan ulang posisi Rivera tidak offside dan wasit menmberikan keputusan gol. PSM Makasar 0-1 Persebaya yang menjadi skor akhir laga.

Kemenangan ini membuat Persebaya menjaga jarak 7 poin dari peringkat pertama Persib Bandung. Laga berikutnya akan menjamu PSIS Semarang di Gelora Bung Tomo (12/3).

Paul Munster pelatih Persebaya sangat senang dengan hasil raihan tiga poin tersebut yang diungkapkan seusai laga. Persebaya akan tercatat sebagai tim pertama yang kalahkan PSM Makasar di stadion GBH usai renovasi.

“Saya pikir secara keseluruhan, terutama di babak kedua, kami bermain sangat baik, lalu kami mencetak gol, dan yang penting juga adalah clean sheet. Jadi, seperti yang saya katakan, kami berada dalam momen yang baik dari pertandingan terakhir hingga pertandingan ini. Jadi ini tentang konsistensi. Karena kami adalah tim yang bagus, pemain yang bagus, jadi kami sangat senang dengan pertandingan malam ini,”kata Munster.

Susunan pemain:

PSM Makassar :

Reza Pratama (GK) 30; Syahrul Lasinari 13/Arham Darmawan 28 (88’), Daffa Salman 68/Rizky Eka 24 (71’), Aloisio Neto 2, Victor Luiz 22; Daisuke Sakai 10, Akbar Tanjung 45 (C), Latyr Fall 19/Ananda Raehan 8 (75’); Victor Dethan 7/Abdul Rahman 81 (75’), Balotelli 87/Ricky Pratama 15 (88’), Nermin Haljeta 99.

Cadangan: Muh Ardiansyah 1, Hilman Syah 97; Zaky Razak 14, Dimas Sukarno 27; Rasyid Bakri 17, Fahrul Aditia 29; Karek Iek 23.

Pelatih: Ahmad Amirudin

Persebaya Surabaya :

Ernando Ari (GK)21; Arief Catur 2, Dime Dimov 4, Slavko Damjanovic 15, Ardi Idrus 3; Francisco Rivera 7/Flavio Silva 17 (90+2’), Mohammed Rashid 74, Alfredo Tata 25/Kasim Botan 77 (46’), Bruno Moreira 10; Risky Dwi 9/Randy May 18 (85’), Dejan Tumbas 91.

Cadangan: Andhika Ramadhani 52, Aditya Arya 64; Riswan Lauhin 32; Andre Oktaviansyah 8, Oktafianus Fernando 27; Alfan Suaib 28.

The post Persebaya Menang di Parepare appeared first on Emosi Jiwaku.

]]>