Manajemen Tunjuk Iwan Setiawan Sebagai Pelatih Persebaya

EJ – Teka-teki siapa pelatih Persebaya akhirnya terjawab sudah. Akhirnya, manajemen menunjuk Iwan Setiawan sebagai pelatih Persebaya pada kompetisi Liga 2 musim 2017.

Pilihan itu dijatuhkan kepada Iwan Setiawan, 48 tahun. Pelatih asal Medan itu pun langsung tancap gas begitu ditunjuk sebagai arsitek klub berjuluk Green Force.Setelah bertemu manajemen Senin pagi (30/1), mantan pemain tim nasional era 90-an tersebut langsung tancap gas. Sore harinya, pria yang yang lahir di Medan, 5 Juli 1968 itu ikut memantau laga uji coba Persebaya menjamu 81 FC di Gelora Bung Tomo. 

Iwan tampak serius mengamati performa satu per satu pemain, dari total 30 pemain yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama. Hasil rekomendasi duet Ahmad Rosidin-Lulut Kistono.

”Suatu kebanggaan bagi saya karena mendapat kepercayaan mengarsiteki tim sebesar Persebaya. Beban berat dan harapan besar tentu ada di pundak saya. Namun, dengan sekuat tenaga saya berupaya tak akan menyia-nyiakan amanat ini,” tegas sosok krusial yang membantu Pusamania Borneo FC promosi ke Indonesia Super League 2015 dengan menjadi juara Divisi Utama 2014.

Mengawali karir kepelatihan sejak 1997, Iwan adalah satu dari sedikit pelatih di Indonesia yang mengantongi lisensi A dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Lisensi itu didapatnya pada 1996. Iwan juga sempat 3 bulan tingal di Belanda untuk menimba ilmu kepelatihan, dan pulang dengan mengantongi sertifikat dari asosiasi sepak bola Belanda (KNVB).

Iwan termasuk sosok pelatih yang tidak ’pelit’ memberi kesempatan kepada pasukan muda. Dia juga pernah membuktikan sentuhan emasnya saat menjuarai Piala Asia Pasifik bersama Timnas Indonesia U-14 pada tahun 2004. Karakter itulah yang dinilai manajemen Persebaya sangat cocok. Sesuai dengan rencana diterapkannya regulasi anyar dari PSSI pada Liga 2 musim 2017, bahwa maksimal hanya lima pemain berusia di atas 25 tahun di setiap tim.

BACA:  Perjuangan Bonek Bakal Jadi Filosofi Permainan Persebaya

”Selain itu, dari sekitar 30 pemain yang bertahan hingga seleksi tahap kedua, 17 diantaranya merupakan pemain muda potensial hasil binaan klub-klub internal Persebaya. Di bawah polesan pelatih kepala (Iwan), mereka kami harapkan bisa cepat mencapai kematangan, sehingga kelak menjadi penggawa Persebaya,” harap Choesnoel Farid, manajer Persebaya.

Keputusan mengangkat Iwan sebagai pelatih kepala, lanjut Farid, adalah tuntutan yang secepatnya harus direalisasikan. Agar tim dapat segera bersiap diri menghadapi musim kompetisi yang kian dekat. 

”Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi secara intens dengan Jawa Pos selaku investor,” terang pemilik klub internal Persebaya Al Rayyan tersebut. 

Lebih lanjut, Farid menambahkan bahwa proses akusisi Persebaya oleh Jawa Pos, saat ini sedang tahap finalisasi. ”Dalam waktu dekat akan segera diumumkan,” tandasnya. (*)  

Foto: Iwan Setiawan (Foto: Liputan6.com)