Bonek Bakal Datangi Istana Agar Publik Tahu Permasalahan Persebaya

Aksi Bonek di depan gedung PN Surabaya.

EJ – Berbagai upaya dilakukan Bonek agar Persebaya segera bangkit. Beberapa kali unjuk rasa mereka gelar sebagai bentuk kepedulian Bonek kepada klub yang mereka cintai.

Unjuk rasa terakhir mereka gelar bersamaan sidang lanjutan gugatan nama dan logo Persebaya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Jalan Arjuno. Tenda perjuangan Bonek pun mereka dirikan di depan gedung pengadilan.

Bonek berencana mendatangkan Komisi Yudisial (KY) untuk mengontrol jalannya sidang gugatan. Demikian diungkapkan Andie Peci, salah satu pentolan Bonek, dalam acara dialog yang diadakan SBO TV, Kamis 4 Juni 2016.

“Kami sudah berkirim surat ke KY. Arek Bonek 1927 (AB 1927) berencana mendatangkan mereka saat sidang gugatan untuk bisa mengawasi jalannya sidang,” ujar Peci.

Selain berkirim surat ke KY, AB 1927 juga mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi. Isi surat meminta Jokowi memahami permasalahan Persebaya. Bonek pun berencana berunjuk rasa ke istana negara di Jakarta.

“Kami akan melakukan protes besar-besaran agar publik tahu permasalahan Persebaya. Bonek bakal mendatangi Asprov PSSI Jatim dan Istana Negara,” ungkap Peci.

Peci menambahkan jika permasalahan sepak bola nasional tak akan selesai jika permasalahan Persebaya tidak diselesaikan. Pihaknya meminta pemerintah peduli dengan kondisi Persebaya. Bonek juga meminta PSSI segera mengakui Persebaya di bawah PT Persebaya Indonesia (PT PI).

Peci juga mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar peduli dengan nasib Persebaya.

“Pemkot harus juga memikirkan Persebaya. Mereka harus punya andil memecahkan persoalan dengan mencarikan arah persoalan. Bu Risma semoga mendengar. Karena Bonek juga rakyatnya. Minimal diajak ngomong dan ditanya apa keingnan kami,” imbuh Peci.

BACA:  Dua Hakim Kasus Persebaya Pernah Menangkan Arema Cronus Atas Arema Indonesia

Bonek mendorong sidang gugatan dimenangkan PT PI. Meski Bonek berkonflik dengan manajemen, namun Bonek tetap konsisten mendukung Persebaya. (iwe)