Ketegangan Dua Manajer Usai Hasil Seri

Manajer Madura United, Haruna Soemitro (baju merah) usai ribut-ribut dengan Chairul Basalamah. Foto: Joko Kristiono/EJ
Iklan

EJ – Persebaya menjadi tim pertama di Liga 1 musim ini yang mampu mencuri poin di kandang Madura United. Di laga yang digelar di Gelora Ratu Pamelingan, Jumat (25/5), Green Force mampu memaksa pertandingan berakhir imbang.

Hasil ini diraih Persebaya dengan penuh perjuangan. Beberapa kali keputusan wasit merugikan Persebaya terutama di akhir-akhir babak kedua. Irfan Jaya, Riky Kayame, Robertino Pugliara, dan Osvaldo Haay dijatuhkan di kotak penalti. Namun, wasit Adi Riyanto asal Jawa Tengah tidak meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran.

Pelatih Alfredo Vera dan manajer Chairul Basalamah berulangkali melakukan protes keras kepada wasit. Alfredo yang biasanya kalem terlihat marah-marah dari pinggir lapangan. Namun, wasit tetap pada keputusannya. Beruntung, Persebaya bisa meraih satu poin di tengah keputusan-keputusan wasit yang kontroversial.

Tensi pertandingan sedikit naik ketika beberapa pemain Persebaya bertumbangan karena cedera di masa perpanjangan waktu babak kedua. Usai laga berakhir, Haruna Soemitro, manajer Madura United, berjalan ke arah official Persebaya. Awalnya, semuanya berjalan lancar. Haruna nampak menyalami pelatih kiper Persebaya, M. Hadi.

Iklan

Lalu, datanglah Chairul mendatangi Haruna bermaksud memeluknya. Namun, Haruna menunjukkan gesture menolak pelukan Abud, sapaan akrab Chairul. Ia terlihat beradu argumentasi dengan Abud. Pelatih Madura United, Milomir Selsija berusaha menengahi. Kedua official klub juga berusaha melerai. Kiper cadangan Alfonsius Kelvan juga terlihat berlari mendatangi Haruna dan Abud. Beruntung tak ada adu fisik di antara keduanya. Haruna kemudian berjalan menjauhi Abud dan kembali ke bangku cadangan Madura United. Ketegangan pun berakhir.

Saat dikonfirmasi, Abud menampik jika ada masalah antara dirinya dengan Haruna. “Nggak, tensi meningkat di 90 menit saja,” ujarnya kepada EJ.

Hasil ini merupakan kerugian Laskar Sape Kerrab karena tidak mampu meraih hasil maksimal di kandang. Setelah digunduli Persipura 0-6, dan ditahan Persebaya, Madura United harus bertandang ke PSM di pekan ke-11. (iwe)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display