Tendang Botol, Alfredo Vera Didenda Komdis Rp 25 Juta

Alfredo Vera saat laga melawan Madura United. Foto: Joko Kristiono/EJ
Iklan

EJ – Protes keras pelatih Alfredo Vera kepada wasit saat laga melawan Madura United, Sabtu (25/5) lalu berujung sanksi. Dalam sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Kamis (31/5), pelatih asal Argentina ini dianggap melakukan protes berlebihan dengan cara menendang botol saat pertandingan sedang berjalan. Sebagai bentuk sanksi, Komdis menjatuhkan denda uang sebesar Rp 25 Juta.

Selain Alfredo, bek sayap muda Persebaya, M. Irvan Febrianto, juga mendapat sanksi. Komdis menjatuhkan sanksi tak hanya denda Rp 50 Juta, namun juga larangan bertanding sebanyak empat kali. Komdis menganggap Irvan melakukan protes berlebihan dengan mendorong wasit Adi Riyanto yang memimpin jalannya laga Madura United vs Persebaya. Sanksi ini membuat Irvan tak bisa dimainkan saat Persebaya bertandang ke Bantul melawan tuan rumah Persija.

Dari kubu Persija, striker Marco Simic juga mendapat sanksi berupa larangan empat pertandingan. Pemain asal Kroasia ini terbukti menyikut pemain Persipura Ian Louis Kabes secara sengaja. Simic juga mendapat sanksi denda sebesar Rp 20 Juta. Sama seperti Irvan, ia terancam tidak bisa diturunkan saat menghadapi Persebaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (3/6) besok. (iwe)

Berikut hasil lengkap sidang Komdis PSSI, Kamis 31 Mei 2018:

Iklan

1. Sriwijaya FC

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Sriwijaya FC vs PSIS Semarang
– Tanggal kejadian: 22 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare, smoke bomb dan kembang api
– Hukuman: Sanksi denda Rp150.000.000

2. Arema FC

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Arema FC vs Bhayangkara FC
– Tanggal kejadian: 22 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: 5 Kartu Kuning yang diterima dalam satu pertandingan
– Hukuman: Sanksi denda Rp50.000.000

3. Ofisial Persib Bandung, Fernando Soler

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs PSM Makassar
– Tanggal kejadian: 23 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit sedangkan jabatan dalam tim sebagai interpreter.
– Hukuman: Sanksi larangan 2 (dua) pertandingan duduk di bench dan masuk ruang ganti serta denda Rp25.000.000

4. Pemain Persebaya Surabaya, Moch Irfan Febrianto

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Madura United vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 25 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Melakukan protes ke wasit dengan cara mendorong wasit
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan dan denda Rp50.000.000

5. Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Madura United vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 25 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan cara menendang botol
– Hukuman: Sanksi denda Rp25.000.000

6. Madura United

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Madura United vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 25 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Menyalakan flare dan petasan
– Hukuman: Sanksi denda Rp100.000.000

7. Pemain Persija Jakarta, Marko Simic

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Persipura Jayapura vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 25 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Dengan sengaja menyikut lawan, pemain Persipura Ian Louis Kabes
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan dan denda sebesar Rp20.000.000

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display