Kesampingkan Hubungan Darah, Bejo-Rian Utamakan Profesionalitas

Bejo Sugiantoro dan Rachmat Irianto berpelukan usai mengalahkan Persela. Foto: Joko Kristiono/EJ
Iklan

EJ – Caretaker pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, tak lain merupakan ayah kandung bek muda Rachmat Irianto. Hubungan darah antara keduanya tidak lantas membuat aspek profesionalitas diabaikan.

Bejo menegaskan, buah hatinya yang akrab disapa Rian ini tidak akan mendapat jaminan selalu jadi pilihan utama. Ucapan Bejo bukan bualan belaka.

Dalam laga menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (5/8) kemarin, Rian tidak masuk pada starting eleven Green Force. Nama pemain bernomor punggung 13 itu bahkan tidak tercantum di deretan pemain cadangan.

Pada laga itu, Rian harus puas menyaksikan rekan setimnya bermain di bawah kepemimpinan ayahnya, dari tribun penonton. “Di sini ada profesionalitas, tidak peduli anak saya atau bukan. Saya mengayomi semua pemain,” tegas Bejo.

Iklan

Baginya, pilihan memasang pemain di atas rumput hijau diambil berdasarkan keputusan objektif. Pertimbangan utamanya adalah kesiapan pemain untuk diturunkan.

“Saya berasumsi siapa yang terbaik, ada kesempatan masuk starting eleven,” lanjut legenda hidup Persebaya dan Timnas Indonesia itu.

Pertimbangan itu juga menjadi perhatian saat memutuskan memasang Dimas Galih untuk mengawal gawang Bajol Ijo. “Di latihan terakhir Dimas termotivasi dan ingin berikan yang terbaik, jadi saya pasang. Kondisi latihan penting untuk bikin kerangka dalam pertandingan,” pungkasnya. (rul)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display