Diwarnai Dua Kartu Merah, Persebaya Lolos Semifinal

255
Amido Balde saat lawan Tira Persikabo. Foto: Joko Kristiono/EJ
573Shares

EJ – Persebaya menjadi tim kedua yang lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2019. Melawan tamunya Tira Persikabo di Gelora Bung Tomo, Jumat (29/3), Persebaya unggul 3-1. Tiga gol Persebaya dicetak tiga pemain asingnya yakni Manuchekhr Dzhalilov, Damian Lizio, dan Amido Balde. Sementara gol balasan Tira dicetak Osas Saha.

Babak Pertama

Skuad Green Force berlaga dengan jersey terbarunya. Laga baru berjalan dua menit, Dzhalilov mencetak gol dengan bycicle kick. Diawali umpan silang Amido Balde, bola disundul Irfan Jaya. Tanpa control, bola langsung ditendang salto oleh Dzhalilov. Bola menyentuh tanah memantul dan masuk gawang Angga Saputra. Green Force unggul cepat 1-0 di hadapan ribuan Bonek yang memenuhi GBT.

Unggul satu gol tidak mengendurkan serangan Persebaya. Damian Lizio dan Misbakus Solikin rajin bergerak membagi bola ke Dzhalilov dan Irfan Jaya di kedua sayap. Balde juga aktif bergerak ke samping untuk menarik pemain Tira. Serangan Persebaya banyak dari sebelah kanan pertahanan Tira. Kapten tim Ruben Sanadi beberapa kali terlibat dalam serangan.

Satu peluang Ruben hasil penetrasi masuk kotak penalti digagalkan Angga. Tendangan kaki kanan keras Ruben belum menambah gol. Sementara Tira hanya sesekali melakukan serangan yang tidak membahayakan. Duet Dutra dan Hansamu bermain taktis.

Dzhalilov hampir saja mencetak gol keduanya. Sebuah umpan dari Solikin berhasil disundul ke arah gawang. Sayang, bola membentur mistar gawang.

Bermain dominan dalam menyerang, pemain Persebaya masih kesulitan menambah gol. Balde beberapa kali gagal menuntaskan peluang. Pemain Tira juga bagus dalam bertahan. Tambahan waktu dua menit babak pertama tidak tercipta gol lagi. Babak pertama Persebaya unggul 1-0.

Babak kedua

Persebaya lebih banyak mendapatkan tekanan dari Tira di awal-awal babak kedua. Beberapa kali peluang didapat anak asuh Rahmad Darmawan. Miswar hampir membuat blunder setelah tendangannya mengenai Osas Saha. Bola kemudian diarahkan ke gawang Persebaya yang kosong melompong. Beruntung, bola tendangan Osas sempat mengenai wasit dan berbelok arah melenceng keluar gawang.

BACA:  Apakah Gol Ketiga Persebaya Berbau Offside?

Menit 61, bola hasil tendangan pojok berhasil dimanfaatkan Osas. Bola yang mengarh tepat di depan Osas disundul dan masuk ke gawang Persebaya meski sempat dihalau oleh Fandi Eko. Skor sama membuat Persebaya tertekan.

Ruben harus digantikan M. Syaifuddin setelah mengalami cedera. Untuk mengantisipasi serangan-serangan Tira, Djadjang Nurdjaman memasukkan M. Hidayat dan Osvaldo Haay menggantikan Fandi Eko dan Irfan Jaya.

Balde sempat mendapat peluang emas setelah kemelut terjadi di kotak penalti Tira. Sayang gol dari Balde tidak kunjung tiba. Menit 88, Persebaya mendapat hadiah penalti setelah wasit menganggap Osvaldo dijatuhkan di area terlarang. Keputusan wasit diprotes para pemain Tira namun penalti tetap diberikan. Damian Lizio yang menjadi eksekutor dengan tenang menceploskan bola. 2-1!

Dua menit berselang, Balde mencatatkan namanya di papan skor. Sebuah umpan dari M. Hidayat berhasil diterima Oktafianus Fernando. Ia kemudian mengumpannya kepada Balde yang sedang dalam posisi bebas di depan gawang Tira. Dengan sekali sentuhan, Balde bisa menceploskan gol ketiganya di Piala Presiden 2019. Skor berubah menjadi 3-1.

Sempat terjadi ketegangan di akhir-akhir pertandingan. Wasit mengeluarkan kartu merah untuk Rifad Marabessy setelah melancarkan protes ke wasit dengan cara mendorong. Tak lama kemudian, Manahati Lestusen diusir wasit setelah terbukti menanduk kepala M. Hidayat.

Skor 3-1 ini bertahan hingga turun minum dan mengantar Persebaya lolos ke babak semifinal. Di babak ini, Persebaya akan bertemu pemenang antara Madura United dan Persela Lamongan. (bim)

Facebook Comments