Jalan Panjang Persebaya U-20 Menuju Juara

240
Foto: Yosia Reborn/EJ

EJ – Persebaya U-20 telah menuntaskan kampanye mereka di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019 dengan meraih gelar juara. Sebuah gelar juara yang tak mudah dan terasa manis bagi para punggawa Tim Bajul Ijo Muda ini. Berikut kiprah anak-anak muda harapan Persebaya Surabaya dan bangsa ini di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-20 Tahun 2019:

Seri 1 Grup C

Kiprah Young Green Force di ajang ini dimulai di Grup C dengan kompetitor diantaranya: PSM Makassar U-20, Persipura U-20, Bali United U-20, Borneo FC U-20 dan Kalteng Putra U-20. Seri 1 dipertandingkan di Stadion Moch. Soebroto, Magelang pada tanggal 30 Juli 2019.

Di laga perdana melawan Persipura U-20, Persebaya U-20 harus takluk 1-3. Kemudian performa buruk Rifky Aryan dkk berlanjut dengan tumbang 1-2 atas Borneo FC U-20. Persebaya merespon dengan mencatatkan tiga kemenangan beruntun kontra PSM Makassar U-20 (2-1), Bali United U-20 (1-0) dan Kalteng Putra U-20 (3-0).

Di Seri 1, Persebaya U-20 menempel ketat Persipura U-20 yang sementara memimpin Grup C.

Seri 2 Grup C

Kali in di semua pertandingan Seri 2 Grup C dimainkan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Persebaya U-20 memulai pertandingan Seri 2 kontra Persipura U-20 dengan hasil imbang 2-2. Meski sempat tertinggal 0-1 dan berbalik unggul 2-1 melalui gol Vengko Armedya dan Denny Agus.

Di sisa empat laga selanjutnya, Rifky Afryan dkk seperti menemukan kenyamanan dalam bermain. Semua lawan-lawannya dihabisi dan semuanya berakhir “clean sheet”. Diantaranya PSM Makassar U-20 (2-0), Bali United U-20 (1-0), Borneo FC U-20 (3-0) dan Kalteng Putra U-20 (1-0).

Persebaya U-20 kemudian muncul sebagai jawara Grup C dan lolos ke babak 8 besar.

Babak 8 Besar Grup X

Di Babak 8 Besar Grup X, Persebaya Surabaya tergabung dengan PSS Sleman U-20, Persela Lamongan U-20 dan Bhayangkara FC U-20. Pertandingan dilakukan dengan sistem home dan away. Di laga perdana Persebaya Surabaya menjamu PSS Sleman U-20 di Stadion Jala Krida Bumimoro, Morokrembangan, Surabaya. Sayang pertandingan harus berakhir dengan skor 1-1 kendati Rifky Afryan dkk sempat unggul dahulu melalui tendangan keras Denny Agus. Kali ini permasalahannya ada pada finishing yang kurang dan organisasi permainan yang buruk.

BACA:  Sejarah Darah Muda Persebaya

Kemudian fase buruk Persebaya U-20 berlanjut saat menjamu Persela Lamongan U-20 di tempat yang sama. Young Green Force tumbang dari klub kota tetangga dengan skor 0-1. Kemudian di sisa laga, Persebaya Surabaya merespon dengan meraih empat kemenangan beruntun. Yakni kontra Bhayangkara FC U-20 (3-0 dan 1-0), PSS Sleman U-20 (5-0) dan terakhir kontra Persela Lamongan U-20 (4-0).

Dengan hasil positif ini, Bajul Ijo Muda berhak lolos ke babak semifinal dengan status Juara Grup X. Di babak semifinal mereka akan bertemu PSIS Semarang U-20 yang dilatih oleh legenda hidupnya, Muhammad Ridwan.

Babak Semi Final

Salah satu pertandingan Semi Final Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019 mempertemukan antara juara Grup X, Persebaya Surabaya U-20 dengan PSIS Semarang U-20, runner up Grup Y. Pertandingan dihelat di Stadion I Wayan Dipta, Bali. Pada partai seru ini, anak didik Pelatih Uston Nawawi meraih hasil maksimal dengan menumbangkan anak asuh Pelatih Muhammad Ridwan dengan skor 3-1. Gol-gol Persebaya U-20 dicetak oleh Dwiki Mardiyanto, Zulfikar Ahmad (pen) dan gol injury time Kresna Fajar Okoca. Arek-Arek Bajul Muda lolos ke babak final!

Partai Final

Partai puncak ini ibarat mempertemukan dua tim terbaik di kompetisi U-20 ini. Bagaimana tidak, Persebaya Surabaya U-20 menapak final dengan predikat Juara Grup C dan Juara Grup X. Sementara lawannya tak mau kalah mentereng. Lolos final dengan predikat Jawara Grup B dan Juara Grup Y. Sebuah final idaman. Di partai final yang menegangkan, Persebaya U-20 mampu bangkit dari tekanan dengan mengkandaskan perlawanan Barito Putera U-20 dengan skor 6-3 (3-3) melalui adu tendangan penalti.

Sempat unggul dahulu 2-1 melalui brace Mochamad Supriadi sebelum akhirnya kembali tertinggal 2-3 hingga menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Brylian Aldama di menit akhir babak kedua benar-benar menampilkan sebuah drama yang paripurna. Pada babak adu tendangan penalti, kiper Ernando Ari muncul sebagai pahlawan Persebaya U-20 dengan mementahkan dua tendangan eksekutor Barito Putera U-20. (dpp)

Grafis: Dhion Prasetya

Komentar Artikel