Rapor Pemain Persebaya vs Bhayangkara FC: Lini Serang Konsisten, Lini Bertahan Disiplin

155
Irfan Jaya. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Persebaya Surabaya kembali berhasil meraup 3 poin kala menghadapi Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2019 yang berlangsung pada Minggu (08/12) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Green Force mampu unggul 4 gol tanpa balas melalui gol dari Aryn Williams, dua gol dari David da Silva, dan gol bunuh diri dari Putu Gede. Dengan kemenangan ini Persebaya berhasil merangsek ke peringkat ke-5 Liga 1 2019, dengan mengoleksi 45 angka.

Rapor Pemain Persebaya

Miswar Saputra (7.0)
Kiper utama Persebaya tersebut berhasil menambahkan torehan cleansheet pada laga sore tadi (8/12). Miswar bermain cukup bagus dan melakukan beberapa penyelamatan untuk terus menjaga gawangnya supaya tetap cleansheet. Salah satunya yaitu mampu menghalau sepakan keras dari luar kotak pinalti yang dilakukan oleh Arif Setiawan

Otavio Dutra (7.2)
Menggantikan peran dari Hansamu Yama di lini pertahanan Bajol Ijo, Otavio Dutra membuktikan bahwa ia masih pantas mendapat satu tempat di lini belakang. Beberapa halauannya terhadap serangan yang dilakukan oleh Bruno Matos. Serta Dutra juga beberapa kali melakukan long pass yang langsung mengarah ke David da Silva maupun Diogo Campos.

M. Syaifuddin (7.0)
Syaifuddin bermain konsisten kala menghadapi Bhayangkara FC. Bermain sebagai starter pada 2 laga terakhir dan pada laga kedua laga tersebut Green Force mampu meraih poin maksimal. Terlihat beberapa kali Syaifuddin berduel dengan Herman Dzumafo dan menghalau serangan-serangan dari Bhayangkara FC.

Novan Setya (6.8)
Bermain secara bergantian di pos bek kanan dengan Abu Rizal, Novan bermain cukup baik. Beberapa kali, eks punggawa Bali United tersebut membantu penyerangan dan mengirimkan umpan lambung ke lini pertahanan dari Bhayangkara FC.

Ruben Sanadi (7.5)
Bermain di sisi kiri bersama dengan Elisa Basna, membuat lini pertahanan dari Bhayangkara FC khususnya sebelah kanan sangat kerepotan. Hal tersebut terbukti bahwa dua gol pertama dari Bajol Ijo tercipta dari sisi sebelah kiri penyerangan dari Persebaya. Ruben juga beberapa kali membantu penyerangan serta tidak lupa turun untuk mengawal Bruno Matos.

M. Hidayat (6.7)
Berduet bersama Aryn Williams di lini tengah membuat Persebaya mampu menguasai permainan khusunya lini tengah. Beberapa kali Hidayat terlihat berduel dan mengintersep bola serangan dari Bhayangkara. Tetapi Hidayat harus menerima kartu kuning karena melakukan dua kali pelanggaran beruntun di sekitaran kotak penalti Persebaya.

BACA:  Yeyen Tumena: Ruben Tidak Kami Lepas ke Persebaya

Aryn Williams (7.7)
Membuka kran gol Persebaya pada babak pertama serta sangat mendominasi lini tengah pada laga sore tadi (8/12). Aryn terlihat cerdik langsung melakukan tendangan ketika melihat tidak ada yang menutup ruang tembaknya dan berbuah menjadi gol pembuka dari 4 gol yang dilesakkan Persebaya ke gawang Bhayangkara FC.

Rendi Irwan (7.2)
Rendi memang kurang terlihat dalam kontribusi gol maupun assist pada laga melawan Bhayangkara FC. Tetapi aliran bola terutama umpan pendek lebih hidup ketika Rendi berada di lapangan. Kerjasama Rendi, Ruben dan Elisa Basna di sisi kiri penyerangan cukup merepotkan barisan pertahanan Bhayangkara FC.

Elisa Basna (6.9)
Dipercaya kembali sebagai starter kurang dimanfaatkan oleh Elisa Basna. Kurang tepatnya pengambilan keputusan yang oleh adik dari Yanto Basna ini membuat pola yang diciptakan lini serang Persebaya sedikit terhambat. Tetapi pada laga sore tadi (8/12) Elisa bermain lebih bagus daripada laga sebelumnya.

Diogo Campos (7.2)
Hampir tidak jauh berbeda dengan Rendi Irwan, walaupun tidak berkontribusi pada empat gol Persebaya. Diogo Campos cukup merepotkan barisan pertahanan Bhayangkara FC melalui kecepatan dan dribblingnya

David da Silva (8.2)
Torehan 2 gol dan 1 assist cukup untuk David da Silva dinobatkan sebagai Man of The Match. Nilai lebih khusus diberikan kepada pemain berpaspor Brazil tersebut pada gol ketiga yang diciptakan Persebaya. Di mana David melakukan solo run melewati barisan pertahanan dari Bhayangkara FC.

Irfan Jaya (8.0)
Memasukkan Irfan Jaya menggantikan Elisa Basna merupakan keputusan yang tepat. Lini serang Persebaya lebih hidup ketika Irja masuk. Bahkan Irfan Jaya mampu menciptakan assist kepada David da Silva serta berkontribusi atas terciptanya gol bunuh diri yang dilakukan Putu Gede.

M. Alwi Slamat (7.6)
Masuknya Alwi juga menambah daya gedor Persebaya. Beberapa kali umpan pendek yang dilakukan Alwi dan ditujukan kepada baik Irfan maupun Campos cukup merepotkan barisan pertahanan Bhayangkara FC yang terlihat kelelahan pada babak kedua.

Koko Ari Araya (6.8)
Masuk pada menit ke-81 menggantikan Novan Setya, Koko Ari mencatatkan debutnya pada Liga 1 2019. Koko terlihat beberapa kali berada di sisi kiri lini pertahanan Bhayangkara FC melakukan umpan satu dua sentuhan baik dengan Irfan Jaya maupun Alwi Slamat pada akhir babak kedua. (mth)

Proses Renovasi Gelora Bung Tomo

Komentar Artikel