AREMA FC: Genting di Saat Penting Hadapi Derby

Arema FC. Foto: Liga-indonesia.id

EJ – Derby Jawa Timur yang mempertemukan Persebaya melawan Arema di Stadion Batakan Kamis (12/12/19) akan menyajikan dua tim yang berbeda jalur. Persebaya berada di jalur positif sedangkan Arema sedang menghadapi tren negatif. Dalam sepuluh laga terakhirnya hanya mencatatkan dua kemenangan, empat hasil imbang dan empat kekalahan. Tentu ada sesuatu yang sedang dialami Arema saat ini. Mengingat dalam empat laga terakhirnya anak asuh Milomir tiga kali mengubah formasi. Faktor ini yang bisa jadi membuat Arema hanya mencatatkan tiga gol dan kemasukkan delapan gol. Produktifitas seret, lini belakang tidak konsisten, pemain depan minim kontribusi. Lantas apakah yang akan dilakukan Arema pada laga nant jika lawannya dalam keadaan ingin membalas kekalahan di leg pertama.

Inkonsistensi Strategi

BACA:  Players To Watch: David Da Silva dan Makan Konate

Hasil minor ini tentu menjadi sebuah tanda tanya besar, mengingat skuat Arema punya nama diatas rata-rata. Inkonsistensi dinilai yang mendasari Arema mengalami tren buruk dalam 10 laga terakhirnya. Coach Milomir dalam empat laga terakhirnya sering merotasi pemain dan juga mengubah formasi. 4-4-2, 4-2-3-1, dan 4-3-3 pernah dipakai. Dari perubahan formasi tersebut tentu berimbas pada pola permainan. Dalam produktifitas gol di lima pertandingan terakhirnya, Arema bahkan hanya memasukkan tiga gol dan kemasukkan sebanyak sebelas gol. Angka yang bisa dibilang tidak seharusnya diperoleh Singo Edan.

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel