Masih Proses Legalisasi, Persebaya Segera Punya Kiper dan Bek Kiri Baru

72
Candra Wahyudi. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Sampai hari Kamis (9/1/2020), stok pemain Persebaya Surabaya di posisi kiper dan bek kiri masih minim. Kabarnya, manajemen sudah mencapai kata sepakat dengan calon pemain di dua posisi itu. 

Tercatat, sepeninggal kapten Ruben Sanadi, Persebaya hingga kini masih belum memiliki satupun bek kiri murni. Selain itu, untuk posisi kiper, Persebaya baru mempromosikan satu kiper berusia 17 tahun, Ernando Ari Sutaryadi ke tim senior.

Nah, untuk mengisi kekosongan tersebut, manajemen kabarnya sudah mengantongi nama pemain incaran. Tapi, kepastian bergabung pemain-pemain tersebut masih menunggu beberapa hal.

“Untuk kiper sebenarnya sudah ada kesepakatan, tapi memang ada hal-hal yang harus kami selesaikan dulu dengan pemain yang bersangkutan, dan antara pemain dengan klub lamanya,” kata manajer Persebaya, Candra Wahyudi.

Sedangkan untuk calon pemain di posisi bek kiri juga tidak jauh beda. Persebaya tengah menyelesaikan berbagai urusan dengan pemain dan klub lamanya.

“Dalam negosiasi kan tidak bisa langsung selesai. Kadang ada hal yang harus diselesaikan dengan klub lamanya. Kemudian ada administrasi atau kontrak yang harus diselesaikan,” beber Candra.

“Jadi Persebaya masih dalam proses itu. Ada beberapa pemain yang memang harus diselesaikan proses legalisasinya,” tambah manajer asal Bojonegoro itu.

Namun, Candra masih belum mengungkapkan nama-nama pemain yang sudah mencapai kata sepakat tersebut. Persebaya sendiri kini dirumorkan bakal merekrut dua pemain Tira Persikabo, Angga Saputra (kiper) dan Abduh Lestaluhu (bek kiri).

Selain itu, manajemen juga tengah menimbang untuk memperpanjang kontrak kiper Abdul Rohim yang baru habis akhir Januari 2020 mendatang. Kebetulan, Rohim, Angga dan Abduh sama-sama merupakan anggota TNI.

“Abdul Rohim kontraknya sampai akhir Januari. Masih ada waktu untuk membicarakan sampai akhir kontrak dia,” ungkap Candra.

Komentar Artikel

BACA:  Alfredo Tidak Suka Bicara Wasit, Ini Alasannya