Cerita di Balik Siaran Langsung Laga Forever Game

210
Kru Smekdors sedang melakukan siaran lagsung laga Forever Game. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Laga bertajuk Forever Game di Gelora Bung Tomo pada Sabtu (11/1) antara Persebaya dan Persis Solo secara sukses disiarkan langsung melalui channel Youtube Official Persebaya. Puluhan ribu penggemar sepak bola menyaksikan laga tersebut secara online.

Siaran langsung ini terselenggara berkat kerjasama antara manajemen Persebaya dengan SMK Dr Soetomo Surabaya  atau biasa disebut Smekdors khususnya jurusan Multimedia. Mereka menamakannya SWATV atau Smekdors Wani TV.

Kerjasama Smekdors dengan Persebaya sudah lama terjalin. Sebelumnya secara rutin menyiarkan langsung maupun rekaman pertandingan kompetisi internal. Juga menyiarkan secara langsung laga Elite Pro Academy.

Kualitas gambar yang sangat bagus dan kelancaran siaran langsung laga tersebut banyak menuai pujian di media sosial. EJ melakukan wawancara dengan Kepala Sekolah Smekdors yang juga seorang bonek yakni Juliantono Hadi atau akrab dipanggil Cak Jol.

Berikut petikan wawancara tersebut:

Selamat dan sukses atas kelancaran siaran langsung Forever Game. Bagaimana pendapat Cak Jol?

Alhamdulillah bisa membantu menayangkan live Pertandingan Persebaya Forever Game. Meski diawal siaran yang Cak Nun masih sedikit kendala internet saat melihat hasil gambar kamera di link ke youtube.

Apa saja kendala yang dihadapi sebelum dan saat berlangsung siaran langsung?

Tidak ada kendala diperalatan produksi (kamera, dll). Cuaca hujan sudah dibuatkan strategi pengamanan alat tetap produksi live.

Hanya kendala tetap pada jaringan internet yang tersedia. Karena ini yang paling pokok jika siaran live streaming. Kemaren kurang koordinasi dengan pihak penyedia internet untuk pemeriksaan koneksi.

Kru Smekdors sedang melakukan siaran lagsung laga Forever Game. Foto: Joko Kristiono/EJ

Berapa personil yang dilibatkan dalam proses produksi ini?

Personel keseluruhan ada 23 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Kebanyakan masih kelas X Multimedia, crew baru rekutan karena yang kelas XII sudah konsen di Tugas Akhir dan Ujian Nasional

BACA:  Bermain Seri dengan Persija, Persebaya U-19 Tersingkir

 Apa harapan dan tantangan ke depan untuk anak-anak hebat dari Smekdors ini?

Harapan tetap pengin bisa menyajikan siaran live seperti TV Nasional. Kemaren sudah menggunakan tayangan Replay sesuai permintaan netijen. Dan itu bisa kita penuhi. Tapi ini tetap dalam proses belajar. Crew dari siswa masih harus tertib dan displin menjalankan SOP operational kamera dan pengambilan gambar bergerak dengan hasil yang halus.

Untuk Persebaya musim 2020 apa harapan dari Smekdors?

Untuk Persebaya tahun ini, harapan pasti wajib juara kompetisi Liga 1. Dan terus melakukan upaya pembinaan usia muda. Smekdors tahun lalu juga melakukan siaran live Persebaya U-20 yang juara Kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019. Selain juga sudah kerjasama menyiarkan kompetisi internal Persebaya.

Banyak pujian dari netijen tentang kualitas siaran langsung kemarin. Juga di Youtube sampai saat ini sudah menembus lebih dari 1 juta viewers. Apa pendapat tentang hal ini?

Nah itu.. kemaren ketir-ketir karena ini live pertandingan besar dan di stadion besar lagi, alhamdulillah netijen yang biasanya galak-galak, bisa memberi apresiasi hasil kerja arek-arek Multimedia Smekdors.

Dan ini kami akan terus belajar dan belajar. Mencoba seperti tayangan TV nasional meski dengan peralatan di bawah mereka. Pokoke arek-arek Smekdo’s Multimedia, #WANIBELAJAR #2020WANIJUARA. (bim)

Mengikuti Konvoi Persebaya Usai Kalahkan Persija

Komentar Artikel