Banyak Buang Peluang, Persebaya Kandas di Tangan Bhayangkara FC

305
Persebaya usai dikalahkan Bhayangkara FC. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ -- Persebaya harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 1-0 dalam laga kedua grup A Piala Gubernur Jatim, Rabu (12/2). Dalam pertandingan yang digelar di Gelora Bangkalan tersebut, kedua tim bermain cukup berimbang, namun Bhayangkara FC mampu memanfaatkan satu peluang menjadi gol penentu kemenangan.

Menampilkan duet Patrich Wanggai dengan Da Silva pada starting line up, Persebaya mencoba hal baru dalam laga ini. Tiga gelandang pekerja juga sekaligus ditampilkan Coach Aji Santoso yaitu, Aryn Williams, Alwi Slamat, dan M. Hidayat.

Babak Pertama

Pertandingan berjalan dengan tempo lambat pada awal-awal babak pertama. Kedua tim bergantian menguasai bola dan membangun serangan, namun masih gagal di lini tengah. Persebaya yang mengandalkan duo Da Silva dan Patrich Wanggai masih belum mampu membongkar pertahanan tim berjuluk The Guardian tersebut.

Bhayangkara FC sendiri mempunyai peluang emas yang membahayakan gawang Persebaya. Sundulan Dendi Sulistyawan mampu diantisipasi Rivky Mokodompit dengan baik, meskipun membentur tiang namun masih bisa diamankan barisan pertahanan Bajol ijo.

Duet Rizky Ridho dan Arif Satria terbukti mampu meredam serangan dari Bhayangkara dengan baik. Beberapa kali intercept dan block krusial diperagakan keduanya untuk mengamankan serangan yang datang dari kubu Bhayangkara FC

Babak pertama lebih banyak diwarnai dengan perebutan bola di lini tengah dan build up yang gagal dari kedua tim. Baik Persebaya maupun Bhayangkara masih menemui kebuntuan dalam mencetak gol. Skor kacamata bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak Kedua

Tempo langsung beranjak tinggi setelah wasit meniup peluit babak kedua dimulai. Bhayangkara langsung melancarkan serangan cepat ke lini belakang Green Force. Pressing ketat hingga lini belakang diperagakan Tim Asuhan Paul Munser.

BACA:  Siap Tampil Lawan Bhayangkara, David Da Silva Puji Lizio

Pada menit ke-55, Persebaya mendapat peluang emas. Tendangan bebas Makan Konate yang mampu diblok pagar betis memantul bebas ke arah M. Hidayat yang langsung menendang bola dengan keras namun masih membentur mistar gawang Bhayangkara FC yang dikawal Awan Setho.

Persebaya sebenarnya mendapat kesempatan yang sangat besar untuk memecah kebuntuan dan unggul atas Bhayangkara pada menit ke-66. Green force mendapatkan hadiah penalti setelah Hambali dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh bek Bhayangkara, Nurhidayat. Namun, eksekusi Makan Konate masih melambung di atas gawang.

Tak selang beberapa lama, justru Persebaya yang harus kebobolan terlebih dahulu. Akselerasi Dendi Sulistyawan tak mampu dihadang oleh barisan belakang Persebaya dan langsung menceploskan bola dari sudut sempit yang tak mampu diantisipasi oleh Rivky. Bhayangkara unggul 1-0 di menit ke-68.

Tertinggal, Persebaya langsung tancap gas menambah daya gedor dengan memasukkan Irfan Jaya menggantikan M. Hidayat. Persebaya langsung mendominasi bola dan Bhayangkara sesekali menerapkan serangan balik. Namun skema-skema Green Force masih belum mampu menembus pertahanan The Guardian.

Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan wasit. Performa yang kurang efektif dan serangan yang dapat dibaca lawan menjadi pekerjaan rumah baru Coach Aji. Rotasi pemain dan perubahan formasi yang ditampilkan juga belum maksimal.

Bermain kurang efisien dan sentuhan kaki ke kaki ala Persebaya tak begitu terlihat. Dengan hasil ini Bhayangkara menggeser Persebaya dari posisi puncak klasemen grup A Piala Gubernur Jatim. Untuk Pertandingan selanjutnya, Persebaya akan bertemu Madura United, Jumat (14/2). (rgl)

Alasan Kekalahan Persik Atas Persebaya

Komentar Artikel