Bajolball, Menggerakkan Media Komunitas Suporter Lewat Podcast

Bajolball Podcast bersama Aryn Williams. Foto: Bajolball Podcast

Terinspirasi dari perkembangan media di luar negeri dan kecintaan akan Persebaya, Bayoghanta Maulana Mahardika berinisiatif membuat Bajolball Podcast. Lewat Bajolball, Ghanta mengajak Bonek bersama-sama membagi suka dukanya mendukung tim kebanggaan.

“Nemen iki pak, padahal prediksiku seri karena nggak gelem terlalu berharap untuk menang, tapi malah kalah, nemen cuk, malah kelayapan.” 

“Kurang panas, kaku. Perumpamaannya motor kalau dipake terus kan enak, kemarin Persipura dipake, Persebaya nggak dipakai.” 

Begitulah sedikit cuplikan unek-unek suporter dalam salah satu episode Bajolball ketika Persebaya baru saja menerima kekalahan 3-4 atas Persipura (15/3). Rasa sedih, kesal atau geregetan bisa langsung diungkapkan lewat medium suara. 

Hasrat untuk menyampaikan unek-unek ketika mendukung Persebaya itulah yang memang menjadi dasar Ghanta membuat Bajolball podcast pada tahun 2019. Mahasiswa sebuah Universitas Airlangga Surabaya itu semakin mantap karena saat itu memang belum ada satupun podcast resmi yang membahas soal Persebaya.  

 “Tiga empat tahun lalu podcast di Indonesia belum banyak. Aku sendiri awalnya nggak dengerin podcast sepak bola tapi podcast soal sains dan cerita yang kebanyakan dari luar Indonesia,” tutur Ghanta.

Halaman 1 2 3 4 5 6

Komentar Artikel