Kurniawan: Haji Santo Tekankan Dirinya Untuk Fokus di Lapangan

162
Kurniawan Dwi Yulianto. Foto: Rizka Perdana Putra/EJ

EJ – Walaupun hanya semusim, Kurniawan Dwi Yulianto memiliki kesan mendalam dengan Persebaya. Selain karena ia berhasil membawa Persebaya juara Liga Indonesia X 2004, Kurus, panggilan akrabnya, memiliki sejumlah kenangan manis bersama Bajul Ijo.

Salah satunya adalah ketika ketua harian Persebaya kala itu, almarhum Haji Santo, memanggilnya. Hal itu diceritakan Kurniawan kepada EJ saat acara Live Bareng EJ, Rabu (10/6).

Rus, kon ojok mikir macem-macem. Wes, urusan nang njobo lapangan urusanku. Urusanmu main ambek latihan,” ujar Kurniawan menirukan ucapan Haji Santo.

Pernyataan Haji Santo saat itu menandakan bahwa manajemen Persebaya benar-benar menekankan para pemainnya untuk hanya fokus di lapangan. Kurniawan juga merasa hal tersebut membuatnya bersama rekan-rekannya lebih kuat karena energi positif dari manajemen. Selain itu Kurniawan juga bercerita tentang prosesnya bergabung dengan Persebaya.

“Saya sebenarnya pada tahun 1996 waktu di Pelita Jaya sudah diundang ke Persebaya datang ke kantor Wali Kota. Cak Narto (Wali Kota Surabaya saat itu, red) sudah menawarkan saya. Namun entah kenapa tiba-tiba hilang begitu saja,” cerita Kurniawan mengenai kenangannya saat nyaris bergabung dengan Persebaya pada 1996.

Namun jodoh tidak kemana. Jelang kompetisi 2004, ia kembali mendapatkan tawaran dari Persebaya. Haji Santo menghubungi Kurniawan melalui Karjono (manajemen tim Persebaya yang bertugas mencari pemain saat itu, red). Padahal saat itu ia bersama Uston Nawawi sudah melakukan pembicaraan dengan PSPS Pekanbaru, bahkan sudah deal.

Selain PSPS, Kurniawan juga mendapatkan tawaran dari sejumlah klub seperti PSIS Semarang dan Arema Malang. Ketika Kurniawan mengetahui materi pemain Persebaya dihuni sejumlah pemain top, tanpa pikir panjang ia langsung memutuskan berangkat ke Surabaya. “Oke saya berangkat. Besok saya ke Surabaya,” ujar Kurniawan kepada Karjono setelah mengetahui komposisi tim Persebaya.

BACA:  Kalah dari Papua Barat, Rendi dan Tim PON Jatim 2008 Hampir Dipulangkan Naik Kapal

Negosiasi antara Kurniawan dengan Persebaya yang berlangsung di Hotel Sahid berjalan tidak sampai 15 menit. Mantan pemain FC Luzern tersebut menyatakan ingin kembali menjadi juara setelah beberapa tahun sebelumnya ia meraih gelar bersama PSM Makassar.

“Saya merasa tim ini materi juara dan saya ingin juara lagi setelah juara di PSM,” jelas Kurniawan mengenai alasannya bergabung dengan Persebaya. (mni)

Komentar Artikel